Sikapi Kasus Minahasa Utara, Pemkot Bima Gelar Rakor Bersama FKUB


Kota Bima, Garda Asakota.-

Rapat Koordinasi Pemerintah Kota (Pemkot) Bima bersama FKUB serta jajaran intelejen menyikapi peristiwa pengerusakan Rumah Ibadah di Kabupaten Minahasa Utara Sulawesi Utara di aula kantor FKUB Kota Bima yang dihadiri oleh Kasi Intel Pores, Kasi Intel Kejaksaan, Kasi Intel Kodim Bima, MUI, DMI, FUI, FKGI, FKUB, Kesbangpol, Imigrasi, Bagian Kesra, serta perwakilan Lembaga Keagamaan lainnya.

Dalam pengantarnya, Walikota Bima melalui Asisten 1 Setda Kota Bima, Drs. H. Supratman, M.AP, menyampaikan apresiasi kepada Bakesbangpol dan FKUB yang telah menginisiasi kegiatan ini dalam rangka menciptakan ketentraman hidup bermasyarakat dan beragama.

"Tentu saja kegiatan ini di dasari oleh beberapa kejadian yang sangat mencengangkan hati kita semua seperti yang terjadi di Kabupaten Minahasa Sulawesi Utara baru baru ini," ungkapnya.

Menurutnya, Indonesia itu menganut dan mengimani berbagai macam agama dan kepercayaan. Karena itu semua, kata dia, sesungguhnya Rahmat-Nya yang tentunya perlu disikapi dengan positif. "Permasalahan Kerukunan umat beragama sebenarnya dibanding pada tahun-tahun sebelumnya sudah sangat sangat berkurang dan ini patut kita syukuri bersama," katanya.

Pantauan langsung wartawan, dalam Rakor tersebut menghasilkan beberapa kerangka utama sebagai point penting yaitu mengutuk keras tindakan anarkis sekelompok orang yang melakukan pengerusakan tempat ibadah umat muslim.

Kedua, mendesak dan mendukung aparat penegak hukum untuk mengambil tindakan tegas para pelaku pengerusakan dan mendesak Pemerintah Kota Bima untuk segera melakukan sosialisasi komunikasi informasi dan edukasi kepada seluruh warga masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan keadaan di Minahasa Utara.

Kepala Bakesbangpol Kota Bima, Ach Fathoni, SH, pada kesempatan yang sama menyampaikan bahwa apa yang menjadi poin Rakor hari ini akan di sampaikan kepada Pemerintah Daerah baik Walikota maupun Dewan yang pada saatnya nanti akan memutuskan apa sikap Pemerintah Kota Bima terkait persoalan Minahasa ini. (GA. 003*)

Post a Comment

Previous Post Next Post