Lingkungan Bonto, Lokasi Reses Perdana Anggota DPRD Kobi Dapil Asakota


Kota Bima, Garda Asakota.-

Reses perdana anggota DPRD Dapil Asakota masa sidang III tahun 2019 yang dihelat di lapangan Sepakbola Bonto Jumat sore (13/12) dihadiri oleh seluruh legislator Asakota diantaranya, Hj. Rini Anggriani, SE Wakil Ketua DPRD dari PBB, Syukri Dahlan, S. Sos (Demokrat) Syamsudin Majid (PAN),Gina Andriani (Golkar) dan Khalid Bin Walid (Gerindra) serta warga masyarakat Kelurahan Kolo.

Dalam pengantar pembukanya mewakili Anggota dewan Asakota, Syukri Dahlan menyampaikan rasa terimakasih atas dukungan warga Asakota yang memilih mereka sebagai representasi masyarakat Asakota karena itu dirinya bersama anggota dewan lainnya di Asakota berkomitmen akan memperjuangkan semua aspirasi warga masyarakat Asakota yang selama ini mungkin belum tersentuh oleh pembangunan.

"In Syaa Allah kami akan perjuangkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat Asakota yang belum terealisasi sesuai dengan standar prioritas kebutuhan masyarakat," ungkap Sukri  Dahlan.

Pantauan langsung Garda Asakota, memasuki sesi penyampaian aspirasi masyarakat Kelurahan Kolo yang terdiri dari dua gabungan lingkungan yaitu Bonto dan Kolo rata rata masih mengharap kan adanya pemerataan pembangunan karena masih banyak aspek yang perlu di sentuh oleh pembangunan. "Salah satunya, kami sangat mengharapkan pembangunan sarana-prasarana PAUD TK, pembangunan jalan lingkungan, dan saluran drainase," ungkap Nurmariam warga lingkungan Kolo.

Sementara itu warga lainnya dari lingkungan Bonto, H. Haris justru mempertanyakan tentang hilangnya minyak tanah dari peredaran, kelangkaan pupuk, bibit yang tak pernah sampai ke masyarakat serta bantuan pembangunan untuk masjid Bonto.

Menjawab beragam aspirasi warga, semua anggota dewan Dapil Asakota bersepakat akan tetap memperjuangkannya. Terkait dengan hal-hal yang berhubungan dengan infrastruktur lingkungan, dewan memastikan akan memasukannya ke program dana kelurahan tahun anggaran 2020 yang anggarannya sebesar Rp1 milyar.

"Dimana penggunaan anggaran tersebut perencanaannya 60 persen untuk pemberdayaan dan 40 persen fisik," ungka Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Hj. Rini Anggriani. (GA. 003*)

Post a Comment

Previous Post Next Post