Header Ads

Sejak Musim Hujan, Tercatat Ada 43 Orang Warga Kobi Terjangkit Kasus DBD


Kota Bima, Garda Asakota.- 

Sebanyak 43 orang warga Kota Bima Provinsi NTB terjangkit kasus Demam Berdarah Dangue (DBD). Jumlah ini kata Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Bima melalui Sekretaris, Ahmad, terhitung sejak memasuki musim hujan beberapa waktu lalu. "Itu angkanya terhitung sejak saat memasuki musim hujan. Laporan terbaru ada salah satu warga yang terjangkit DBD di Kelurahan Panggi, bahkan saat ini korban sedang dirawat di Rumah Sakit Muhamadiyah Bima," katanya kepada Garda Asakota, Jumat (18/01).

Dijelaskannya bahwa, setelah menerima beberapa laporan terkait sejumlah warga yang terjangkit DBD, pihak Dikes langsung bersikap dan turun lapangan untuk melakukan penyelidikan Epidemiologi. "Artinya untuk melihat kasusnya seperti apa yang dialami korban. Kemudian melakukan epilatasi kepada semua warga, terutama pada korban yang terjangkit penyakit DB. Setelah itu baru dilakukan sosialisasi pada semua warga setempat," jelasnya.

Ditanya langkah efektif apa untuk penanganan kasus seperti ini?, kata Ahmad, yang pertama dilakukan adalah abatisasi, kedua abaten, dan yang ketiga yakni melakukan fogging. "Setelah beberapa prosedur seperti abatisasi dan abaten baru dilakukan fogging. Sebab dua prosedur itu sangat penting dalam menangani kasus itu, dan kalaupun dilakukan fogging itu langkah terakhir," sebutnya.

Sebenarnya kata Ahmad, dalam kasus DBD tersebutnya, fogging itu sangat tidak penting. Sebab yang terpenting dalam kasus itu adalah abatisasi dan abaten serta bagaimana menjaga kebersihan lingkungan. Terutama sekali kata dia, menjaga kebersihan dalam rumah itu sendiri. "Yang terpenting kesadaran masyarakat menjaga kebersihan lingkungannya," pungkasnya. (GA. 355*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.