-->

Notification

×

Iklan

Wacana Duet Mohan-Dinda Mengemuka pada Pilgub NTB 2024-2029

Monday, April 15, 2024 | Monday, April 15, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-04-15T14:27:24Z

 

Walikota Mataram, H Mohan Roliskana, dan Bupati Bima, HJ Indah Dhamayanti Putri, foto: Ist*)




Mataram, Garda Asakota.-

 


Dalam politik segala kemungkinan bisa saja terjadi, hal yang tidak biasa terjadi bisa saja terjadi.

 


Salah satu kemungkinan yang bisa saja terjadi itu adalah adanya duet Walikota Mataram yang juga Ketua DPD I Partai Golkar NTB, H Mohan Roliskana, sebagai Bakal Calon Gubernur NTB dengan Bupati Bima yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bima, HJ Indah Dhamayanti Putri, sebagai Bakal Calon Wakil Gubernur NTB.

 


“Bisa saja dua figur itu (Mohan dan Umi Dinda, red.) berpasangan di Pilgub 2024 ini. Apalagi kedua figur tersebut sama-sama memiliki pengalaman dalam memimpin birokrasi,” kata Wakil Ketua DPD I Partai Golkar NTB, Hamdan Kasim, kepada wartawan media ini, Senin 15 April 2024.

 


Menurutnya, berdasarkan pengalaman bertarung Walikota Mataram di kancah Pilkada Kota Mataram, Ketua DPD I Golkar NTB itu pada beberapa kali Pilkada Kota Mataram selalu berpasangan dengan sesama kader partai Golkar.

 


“Taruh contoh beliau (Mohan Roliskana, red.) menjadi Wakil Walikota Mataram dua periode mendampingi Almarhum TGH Ahyar Abduh yang juga berasal dari Partai Golkar dan saat sekarang didampingi TGH Mujib yang juga Ketua Golkar Kota Mataram,” terangnya.

 


Menurut mantan Ketua KNPI NTB ini, figur Bupati Bima, HJ Indah Dhamayanti Putri, merupakan figur yang pas mendampingi Mohan Roliskana.

 


“Beliau itu (Dae Dinda, red) representasi dari tiga wilayah di Pulau Sumbawa. Dia lahir di Dompu, menjadi Bupati di Kabupaten Bima selama dua periode dan dia tinggalnya di Kota Bima. Jadi selain representatif, Umi Dinda juga berpengalaman dalam memimpin birokrasi dan bisa berkolaborasi dengan baik dengan Balon Gubernurnya,” kata Politisi Golkar yang terpilih sebagai anggota DPRD NTB Periode 2024-2029 ini.

 


Meski ini menurutnya masih sebatas wacana, namun final akhirnya, Partai Golkar mendasarkan putusannya pada hasil survey yang akan dilakukan oleh LSI terhadap beberapa Balon Cagub yang sudah dipersiapkan partai.

 


“Insha Alloh, survey itu akan dimulai pada 20 April mendatang. Sejauhmana keberterimaan publik terhadap figur-figur tersebut akan ditentukan oleh hasil survey,” pungkasnya. (GA. Im*)

×
Berita Terbaru Update