-->

Notification

×

Iklan

Selain Bentuk UPTD Air Minum, PJ Walikota Bima Ajak Investor Korea Berinvestasi

Tuesday, October 10, 2023 | Tuesday, October 10, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-10-09T22:54:51Z

 

PJ Walikota Bima, Ir H Mohammad Rum, MT.



Kota Bima, Garda Asakota.-

 


Salah satu persoalan krusial yang mendapatkan porsi perhatian Penjabat (PJ) Walikota Bima, Ir H Mohammad Rum, MT., adalah persoalan pemenuhan ketersediaan air bersih atau air minum bagi masyarakat Kota Bima.

 


Selain akan membentuk salah satu Unit Palayanan Teknis Daerah (UPTD) Air Minum, Penjabat Walikota Bima, Ir H Mohammad Rum, MT., mengaku telah bertemu dengan salah satu investor dari Korea Selatan yang berencana akan menanamkan investasi penyulingan air laut menjadi air tawar di Kota Bima.

 


“Paska pertemuan dengan kita di Jakarta, rencananya investor Korea ini akan melakukan kunjungan terlebih dahulu di Kota Bima. Mudah-mudahan apa yang menjadi ikhtiar kita bisa terwujud,” ujar pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas DPMPTSP Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kepada sejumlah wartawan, Senin 09 Oktober 2023.

 


Menurutnya, kebutuhan akan air bersih ini menjadi salah satu fokus perhatian dirinya. Ia mengaku, paska pelantikan PJ Walikota, semua kepala OPD diajaknya bertemu dengan kepala BPPW (Balai Prasarana Permukiman Wilayah) Provinsi NTB untuk memastikan adanya program air bersih dari APBN.

 


Menurutnya BPPW NTB berjanji akan membantu kebutuhan program air bersih di Kota Bima.

 


“Insha Alloh BPPW NTB akan membantu hanya saja harus ada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang dibentuk terlebih dahulu,” ujarnya.

 


Pihaknya mengaku sudah mendapatkan rekomendasi dari PJ Gubernur untuk pembentukan UPTD Air Minum.

 


“Nanti UPTD ini akan berada dibawah Dinas PUPR dan bersifat mandiri dalam pengelolaan air minum di Kota Bima,” terang pria yang juga tengah menggalakan program Sholat berjamaah di Lingkup Pemkot Bima ini.

 


Saat sekarang pihaknya berencana akan menerbitkan Peraturan Walikota terkait dengan pembentukan UPTD Air Minum agar secepatnya bisa diproses oleh BPPW untuk mendapatkan anggaran dari APBN serta melakukan intervensi dalam mencari sumber mata air serta dalam sistem instalasinya.

 


“Sementara untuk penyambungan jaringan ke rumah-rumah akan dilakukan oleh Pemerintah Kota,” pungkasnya. (GA. Im*)

×
Berita Terbaru Update