Marwan Akui DPA UPT Pasar Amahami Tidak Ada Alokasi Dana untuk Pengelolaan Sampah

Marwan Hadi, S, Sos.


Kota Bima, Garda Asakota.-

Kepala UPT Pasar Amahami, Marwan Hadi, S, Sos, mengakui jika pihaknya masih meminta bantuan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima untuk menangani sampah Pasar Amahami. Hal itu diakuinya karena memang UPT Pasar Amahami kekurangan armada angkut.

Penegasan ini disampaikannya menanggapi pernyataan yang di sampaikan oleh Kepala DLH Kota Bima yang menilai bahwa pihaknya selaku UPT Pasar Amahami tidak mampu menjalankan amanah tanggungjawab dan kewenangan pengelolaan sampah Pasar Amahami, padahal memiliki kapasitas untuk menanganinya.

"Mengenai kapasitas kami untuk mengelola sampah sendiri karena di dukung oleh ketersediaan anggaran yang bersumber dari dana retribusi pedagang dan retribusi parkir, itu tidak mungkin kami lakukan karena tidak ada regulasi yang mengatur tentang itu bahkan dalam DPA kamipun tidak ada alokasi dana untuk pengelolaan sampah," ucapnya meluruskan.

Marwan juga menepis anggapan pihaknya melakukan pembiaran terhadap aksi membuang sampah sembarangan oleh pedagang pasar. Justru diakuinya setiap hari selalu mengawal proses itu.

"Itu juga tidak benar adanya, bahkan jika ketangkap tangan kami akan bawa ke kantor untuk di berikan pembinaan. Lagipula apa yang terjadi antara UPT Amahami dan DLH dalam penanganan sampah merupakan hal yang sudah lama berlangsung jadi bukan hal baru lagi," tegasnya.

Dia mengajak semua pihak untuk bersikap bijak dalam memahami persoalan sampah ini termasuk persoalan Pasar Amahami karena sejatinya sampah itu menjadi urusan semua unsur yang ada termasuk masyarakat agar dapat membangun kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan. (GA. 003*)

Post a Comment

Previous Post Next Post