-->

Notification

×

Iklan

Sampaikan Visi-Misi di PPP, H. Syafru Dijubeli Massa Pendukung

Monday, April 20, 2015 | Monday, April 20, 2015 WIB | 0 Views Last Updated 2015-04-20T02:30:37Z
Kabupaten Bima, Garda Asakota.-
Bakal Calon Bupati Bima periode 2015-2020, Drs. H. Syafruddin H.M.Nur,M.Pd, MM, mendapatkan jadwal hari kedua untuk menyampaikan/memaparkan Visi-Misi di Partai Persatuan Pembangunan(PPP) Kabupaten Bima kubu Rumohurmuji di Paruga NaE Bolo, Minggu(19/4).
Pantauan langsung Garda Asakota, H.Syafru, hadir dengan pendukung dari berbagai kecamatan baik menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua bahkan tempat duduk yang disiapkan oleh panitia tidak cukup buat menampung massa pendukung H. Syafru.
Pada sesi Penyampaian Visi-Misi, bakal calon yang masih aktif sebagai Bupati Bima ini mengangkat Motto Kerja keras, kerja cerdas, kerja cermat,  serta ikhlas guna mewujudkan masyarakat yang damai, masyarakat yang maju,masyarakat yang mandiri dan masyarakat yang sejahtera.
Salah satu skala priiritas kerjanya adalah meningkatkan keamanan dan ketertiban, meningkatkan supermasi hukum dan hak asasi manusia.
Skala prioritas lain adalah di bidang petaniaan peningkatan swasembada pangan, pengembangan industry berbasis komoditi lokal, pengembangan perdesaan dan transmigrasi  dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) baik dibidang kesehatan,pendidikan dan upaya perluasan lapangan kerja dalam upaya mengurangi angka pengangguran.
Selanjutnya pada sesi pertanyaan/pendalaman oleh panelis yang terdri dari, Prof. DR. Syaifuddin MS, M.Si, Dosen Universitas Muhamadiyah Makassar, Yaser Arafat, SH, MH, Dosen STKIP Bima, dan H. Machfud, SE, MM, M. Si, Wakil Ketua DPW PPP NTB dijawab secara lugas oleh H.Syafru.  Sementara itu,  Drs. Arkam, tokoh masyarakat yang diminta tanggapannya menilai apa yang disampaikan oleh H.Syafru adalah sebuah cita-cita yang lahir dari hati nurani tanpa unsur rekayasa. “Dan kita bisa lihat betapa banyak torehan yang diperbuat oleh beliau walaupun beliau baru menjabat satu tahun lebih dan dengan usia beliau saya meyakininya lebih banyak memikirkan akhirat ketimbang dunia.
Artinya keikhlasan berbuat untuk daerah dan masyarakatnya lebih diutamakan ketimbang untuk kelompok dan keluarganya,” pungkasnya. (GA. Nawir*)       

×
Berita Terbaru Update