Header Ads

Dikeluhkan Kebijakan Camat Rasbar yang Ditengarai Belum Bayar Honor Aparat Kelurahan



Kota Bima, Garda Asakota.-

Sejumlah aparat Kelurahan di Rasanae Barat mengeluhkan kebijakan pihak kantor kecamatan Rasanae Barat yang ditengarai enggan membayarkan honor para lurah dan honor lainnya sejak program dana kelurahan dilaksanakan.

Artinya terhitung lima bulan berjalan mulai Agustus hingga di penghujung tahun 2019, honor-honor kegiatan itu ditengarai belum sama sekali diberikan kepada enam kelurahan yang ada di wilayah Rasbar.

Sumber yang meminta namanya tidak dikorankan inipun menuntut kejelasan. Ia lantas menyebut beberapa item honor yang belum diberikan mulai dari honor PTP, KPA, PPTK, PPkeu dan PJPHP.

"Lebih kurangnya ada enam kelurahan yang ada di Rasbar yaitu kelurahan Dara, Paruga, Tanjung, Nae, Pane dan Sarae. Lalu sampai kapan honor tersebut baru bisa dibayarkan oleh pihak kecamat?," tanyanya.

Sementara itu, Camat Rasanae Barat, Hj. Suharni, SE, yang diminta tangapannya terkait dengan keluhan tersebut Kamis pagi, (02/01/2020) mengakui bahwa apa yang disampaikan oleh sumber aparat Kelurahan itu benar adanya.

"Iya benar, honor tersebut belum diberikan karena suatu alasan tertentu yang kami tempuh sebagai sebuah kebijakan lantaran Kelurahan pada hari ini sudah bukan sebagai OPD lagi yang tentunya garis komando tersebut ada di Camat," akunya.

Diakuinya bahwa kebijakan itu murni merupakan kebijakan yang diambil pihaknya sebagai punishmen atau sanksi kepada semua kelurahan yang ada di Rasbar untuk dapat memberikan kontribusi dengan out put hasil kerja yang nyata terutama dalam merealisasi pelaksanaan pekerjaan program dana kelurahan.

"Hingga sekarang saja pelaporan program tersebut masih ada yang belum tuntas, kalau uangnya sih sudah ada dan In Syaa Allah kalau pelaporan sudah selesai maka hari inipun kami akan berikan honor tersebut," terangnya.

Kata mantan Lurah pane tersebut bahwa sebagian pihak yang ada di kelurahan tahunya hanya tanda-tangan dokumen saja tanpa secara all out bekerja membantu pihaknya di setiap kegiatan yang ada. Mengenai hal ini pihaknya benar-benar merasa tidak adil meskipun di sisi lain, ia juga merasa sangat iba kepada teman-teman Lurah yang telah bekerja siang-malam menggenjot dana kelurahan ini.

Dia menegaskan bahwa, seandainya ada pihak yang menduga-duga bahwa dana tersebut di selewengkan maka dirinya siap diperiksa oleh tim pemeriksa. Karena tidak ada sedikitpun niat dan keinginannya untuk tidak membayarnya kepada para Lurah atau yang lainnya.

"Tetapi jujur saya ingin agar semua unsur pemerintahan yang ada di Rasbar ini sama-sama memiliki rasa serta komitmen untuk membantu pemerintah dalam membangun kecamatan Rasanae Barat khususnya dan Kota Bima pada umumnya melalui program dana kelurahan ini, itu saja," tegas Hj. Suharni. (GA. 003*)

Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.