Header Ads

Wisuda STIH Muhammadiyah Bima Dihadiri Wakil Bupati dan Wakil Walikota Bima


Ketua STIH Muhammadiyah Bima Gufran, S.Sos, MH, saat mengukuhkan para wisudawan

Kota Bima, Garda Asakota.-

Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Muhammadiyah Bima mewisuda sebanyak 156 Sarjana Angkatan XXIII Tahun 2018. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bima, Drs. H. Dahlan M. Noer, Wakil Walikota Bima, Feri Sofiyan, SH, Ketua STIH Muhammadiyah Bima, PP Muhammadiyah Bima, para Orang Tua dan Mahasiswa (i) yang akan melaksanakan wisuda.

Ketua STIH Muhammadiyah Bima Gufran, S.Sos, MH, mengatakan bahwa wisuda yang dilaksanakan ini merupakan momentum yang sangat baik, lebih khusus lagi keluarga besar Muhammadiyah Bima terutama para mahasiswa (i) yang akan menyandang gelar Sarjana Hukum (SH). "Pada kesempatan ini saya mengucapkan selamat kepada para mahasiwa-mahasiswi STIH Muhammadiyah Bima yang telah diwisuda dan menyandang gelar Sarjana Hukum, sehingga kedepan saudara dapat mengabdi ditengah-tengah masyarakat," ucapnya.




Momentum wisuda tahun ini, kata dia, menjadi penting dan berharga untuk merefleksikan perjalanan bangsa dan daerah dalam kurun waktu satu tahun terakhir, terutama di bidang hukum. "Karena dengan melakukan refleksi kita bisa memetakan ragam persoalan dan prestasi, refleksi sekaligus sebagai langkah awal yang baik dalam menentukan sikap untuk mengarungi masa depan yang lebih baik," tegas Gufran.

Terkait dengan keberadaan para dosen yang mengabdi di STIH Muhammadiyah Bima, Gufran mengakui sudah banyak dosen-dosen yang telah menamatkan dirinya dalam jenjang S2, sehingga tidak kalah bersaing dan sangat berkualitas dalam rangka peningkatan pendidikan pengajaran terhadap para mahasiwa (i) yang menimba ilmu di Kampus STIH Muhamadiyah Bima.

Di sisi lain, sambungnya keberadaan kampus STIH Muhamadiyah Bima berakreditasi (B) dan pada tahun 2019 akan berareditasi (A), ini semua sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan itu sendiri. Dengan kualitas dosen pengajar yang rata-rata S2, pihaknya mengharapkan kepada kedua pemerintahan dalam hal ini Pemerintah Kota Bima dan Kabupaten Bima agar dapat membantu keberadan Perguruan Tinggi yang ada guna membangun SDM yang handal.

Wakil Bupati Bima Dahlan M. Noer menyampaikan bahwa Wisuda sarjana merupakan sebuah tradisi akademis yang dibangun untuk menandai pelepasan almamater bagi para alumni yang telah dididik dan dibekali dengan ilmu pengetahuan agar mampu mengarungi tantangan dunia yang terhampar di hadapan mereka pada hari ini dan esok. Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Bima mendukung sepenuhnya upaya mewujudkan visi STIH menuju sekolah tinggi hukum terkemuka yang memiliki keunggulan di bidang penguasaan dan penerapan ilmu hukum yang dilandasi dengan moral agama Islam yang tangguh untuk menghasilkan  sarjana hukum yang profesional, humanis dan religius.

Visi ini, kata Dahlan, sejalan dengan program pembangunan bidang keagamaan yang telah digariskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah Kabupaten Bima dengan menjadikan universitas  sebagai salah satu wahana dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan di masyarakat. Pemerintah daerah menyambut baik setiap prakarsa dari lembaga Pendidikan Tinggi seperti STIH dalam mewujudkan manusia dan masyarakat Bima yang berkualitas. Untuk itu, civitas akademika STIH Muhammadiyah Bima diharapkan dapat memainkan peranan penting dalam menciptakan SDM yang memiliki kepribadian, mental dan potensi intelektual yang dapat diandalkan dalam menghadapi tantangan global yang kian kompleks.

STIH Muhammadiyah Bima seyogyanya terus menggiatkan pengabdian pada masyarakat sebagai penjabaran Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam beragam aktifitas yang memberikan sumbangan nyata dan langsung dapat dirasakan manfaatnya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di pelosok kecamatan dan desa. Oleh karena itu, pemerintah daerah juga akan mendukung secara konsisten pelaksanaan misi STIH Bima sebagai institusi yang menyelenggarakan pendidikan tinggi hukum yang didasarkan pada prinsip nilai-nilai keilmuanserta upaya untuk menghasilkan sarjana hukum yang berwawasan global, menghargai Hak Azasi Manusia (HAM) dan bermental wirausaha.

Berkaitan dengan wisuda ini, Wabup Bima menitip beberapa hal yang kiranya dapat menjadi pegangan para wisudawan/wisudawati setelah menapak keluar dari gerbang kampus ini, dengan  gelar yang telah diraih, pada hakekatnya para wisudawan memiliki lebih banyak kesempatan untuk menatap masa depan yang lebih baik serta berperan aktif dalam mengabdikan ilmunya bagi Dou Labo Dana Mbojo dan menjaga citra keluarga besar STIH Muhammadiyah Bima. "Saya juga berpesan agar para wisudawan tidak melupakan almamater STIH Muhammadiyah Bima yang telah membekali dan menghantar para wisudawan untuk meraih keberhasilan pada hari ini," tuturnya.

Sementara itu. Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan, SH, juga menyampaikan bahwa apa yang telah diraih wisudawan hari ini, merupakan buah dari hasil kerja keras dalam rangka menyelesaikan studinya di Kampus STIH Muhammadiyah Bima, sehingga pada akhirnya berhak mendapatkan gelar Sarjana Hukum. "Untuk itu dengan gelar yang disandang ini saya menitipkan harapan agar saudara dapat mengabdi di tengah-tengah masyarakat, sehingga ilmu yang saudara miliki dapat diperggunakan demi kemajuan daerah kita lewat pemikiran dan ide-ide cemerlang dalam rangka membangun daerah kita ke arah yang lebih baik," harapnya seraya mengucapkan bahwa atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Bima, mengucapkan “Selamat dan Sukses“ kepada para wisudawan/wisudawati atas keberhasilan menempuh studi pada jenjang Sarjana di STIH Muhammadiyah Bima.

Pantauan langsung wartawan, momentum ini pula juga diumumkan para wisudawan dan wisudawati terbaik, diantaranya peringkat 1 diraih oleh Hamzah dengan IPK 3,75, peringkat 2 diraih oleh Abdul Hasan dengan IPK, 3,74, peringkat 3 diraih oleh Efi Erfina dengan IPK 3,69, peringkat 4 diraih oleh Ramadhan dengan IPK 3,66, peringkat 5 diraih oleh Siti Hawa dengn IPK 3,65, peringkat 6 diraih oleh Yeyen Rahmadani dengan IPK 3,63, peringkat 7 diraih oleh  Samsudin dengan IPK, 3,60, peringkat 8 diraih oleh Nuraisyah dengan IPK, 3,59, peringkat 9 diraih oleh Sugiarto dengan IPK 3,55 dan peringkat ke-10 diraih oleh Teuku Ramadhan dengan IPK 3,51. (GA. 212*)


No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.