Header Ads

HML ke PKL: Jiwa dan Raga Saya Ikhtiarkan untuk Memajukan Kota Bima



Kota Bima, Garda Asakota.-

Audiensi perwakilan Pedagang Kaki Lima (PKL) Ama Hami bersama Walikota Bima, HM. Lutfi, SE, dan OPD terkait, Kamis siang (27/12) di ruang rapat Walikota Bima, melahirkan solusi terbaik bagi para PKL demi kemaslahatan para pedagang dan kelestarian lingkungan seputar Ama Hami. "Pertemuan itu melahirkan sejumlah solusi yang bisa diterima oleh semua PKL yang hadir," ungkap Walikota Bima.

Selaku kepala daerah HML mengutarakan niat tulusnya yang ingin membangun dan menata Kota Bima ke arah yang lebih baik. "Saya selalu khusnudzon sama masyarakat Kota Bima, InsyaAllah jiwa dan raga saya ikhtiarkan untuk memajukan Kota Bima dan saya yakin pasti bisa. Karena msyarakat yang baik pasti melahirkan pemimpin yang baik pula," pungkas HML.


Sementara itu, Sekda Kota Bima Mukhtar Landa, SH, dalam pertemuan yang juga dihadiri Koramil Rasanae, unsur Kepolisian dan Kapolsek Rasanae Barat, Pol PP, Kabag Humaspro dan Kadis Koperindag, mengakui bahwa dinamika pertemuan itu pun berjalan dengan lancar. Adapun olusi yang disepakati yakni PKL untuk sementara waktu dipindahkan ke taman depan Koramil, sembari menunggu perbaikan fasilitas jalan 2 arah sebelah utara Masjid Terapung, yang menjadi tempat para PKL berjualan. “Tawaran Walikota Bima tadi seperti itu, jalan 2 arah itu diperbaiki dengan dilakukan pengerasan dengan sirtu. Dan itu diterima oleh para PKL,” ujarnya.

Kemudian bagi PKL yang ingin tetap berjualan di taman Amahami sambungnya, diperbolehkan. Dengan catatan, pedagang hanya menjual kopi. Peralatan jualan yang dibawa juga hanya keranjang, termos air panas, gelas plastik dan gelar tikar. “Tidak boleh pakai rombong ataupun meja,” katanya. Dari solusi tersebut tambah Mukhtar, semua PKL yang hadir bisa menerima dengan senang hati. Selepas dari pertemuan itu akan mulai berjualan sesuai solusi yang diberikan oleh Walikota Bima.(GA. 212*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.