Header Ads

Cuaca Buruk, Penghasilan Nelayan di Kota Bima Alami Penurunan

Kepala DKP Kota Bima, Ir. Hj. St. Jainab

Kota Bima Garda Asakota.-

Cuaca buruk yang terjadi lebih dari satu bulan terakhir berdampak pada penghasilan para nelayan di Kota Bima. Biasanya, bila cuaca baik, normalnya hasil produksi Kota Bima lebih kurang satu tonase, namun dengan kondisi cuaca saat ini yang tidak menentu produksinya hanya mencapai 90 hingga 100 kilogram saja. "Akibat kondisi cuaca buruk tentunya para nelayan tak berani berlayar. Kondisi ini tentu berimbas pada prosentase produksi ikan di perairan Kota Bima menurun hingga 90 porsen," ungkap Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Kota Bima, Ir. Hj. Siti Jainab, Jumat (6/7).

Diakuinya, cuaca ekstrim saat ini bukan hanya terjadi di wilayah perairan Kota dan Kabupaten saja. Akan tetapi, kata dia, cuaca tersebut hampir merata di seluruh wilayah perairan Indonesia. Bahkan beberapa kapal besar tenggelam akibat cuaca buruk dan angin kencang. "Sehingga para nelayan merasa khawatir akan cuaca yang menimpanya. Lebih baik mereka memilih istrahat sembari menunggu cuaca kembali normal," ucapnya. Jika terjadi cuaca seperti ini, sambungnya, kedepan pihaknya akan mencoba melakukan terobosan estimasi kebutuhan produksi ikan yang ada di wilayah Daerah Kota Bima. "Misalnya jika terjadi  paceklik penangkapan ikan, kami akan mendorong budidaya ikan supaya dapat menutupi bila terjadi paceklik seperti saat ini. Jadi harapan kita kedepannya, dengan kondisi cuaca paceklik seperti ini, tidak akan banyak mempengaruhi pasar ikan yang ada," tuturnya. (GA. 355*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.