Header Ads

Besok KPU NTB Tetapkan Dzul-Rohmi Sebagai Gubernur dan Wagub NTB Terpilih, Dilantik 17 September di Istana Presiden


Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Terpilih Periode 2018-2023, Pasangan Dzul-Rohmi.

Mataram, Garda Asakota.-

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTB, Selasa Pagi 24 Juli 2018, bertempat di Hotel Lombok Raya Kota Mataram, berencana akan menggelar Rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Dr H Zulkieflimansyah SE M Sc dan Dr Ir Hj Siti Rohmi Djalilah M Pd atau yang lebih dikenal dengan pasangan Dzul-Rohmi bernomor urut 3, sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Terpilih Provinsi NTB Periode 2018-2023.

“Kita sudah melakukan Rapat Koordinasi dengan Polda dan Polres Mataram berkaitan dengan pelaksanaan Rapat Pleno Terbuka Penetapan Cagub dan Cawagub NTB Terpilih yang akan digelar Selasa 24 Juli 2018. Acara pokoknya adalah penetapan Calon Terpilih yang dirangkaikan dengan penandatanganan Berita Acara dan dilanjutkan dengan Penerbitan serta Penyerahan Surat Keputusan kepada Paslon Terpilih,” jelas Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Ansori, kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya KPU NTB, Senin 23 Juli 2018.

Untuk Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Timur dan Kota Bima yang juga telah sukses menggelar pelaksanaan Pilkada 27 Juni 2018, menurutnya, pelaksanaan penetapan Paslon Terpilih akan digelar di masing-masing KPU Kabupaten dan Kota pada sekitar Rabu tanggal 25 Juli 2018.

Rencananya, dalam pelaksanaan kegiatan Rapat Pleno Terbuka tersebut, KPU juga telah menyampaikan undangan kepada sejumlah Paslon yang menjadi kontestan Pilkada, Kepala Daerah NTB, Pimpinan DPRD NTB, Pimpinan Sejumlah Parpol, Pimpinan OPD, dan sejumlah Pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Perguruan Tinggi, Pimpinan Ormas, Bawaslu, KPU Kabupaten dan Kota se-NTB.

“Dalam acara ini semua pihak yang berkaitan dengan pelaksanaan Pilkada itu hadir dalam statusnya sebagai undangan. Karena Pleno Terbuka Penetapan ini merupakan tindaklanjut dari Hasil Pleno Terbuka Rekapitulasi Suara yang dilakukan sebelumnya yakni pada tanggal 08 Juli 2018 lalu. Dan karena tidak ada gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) di MK, maka dilakukanlah acara pleno terbuka penetapan calon terpilih ini,” terang pria yang merupakan putra kebanggaan Lombok Tengah ini.

Berdasarkan hasil pleno rekapitulasi KPU Provinsi NTB yang digelar pada Minggu 08 Juli 2018, dengan Surat Penetapan Rekapitulasi bernomor 967/PL.01.4-PU/52/Prov/VII/2018, pasangan Dr H Zulkieflimansyah SE M Sc dan Dr Ir Hj Siti Rohmi Djalilah M Pd atau yang lebih dikenal dengan pasangan Dzul-Rohmi bernomor urut 3 meriah suara tertinggi dengan perolehan suara 811.945 atau 31,80 %, disusul oleh pasangan HM Suhaili FT dan HM Amin SH atau pasangan bernomor urut 1 di posisi kedua dengan raihan suara 674.602 atau 26,42 %, dan di posisi ketiga ditempati oleh pasangan TGH Ahyar Abduh-H Mori Hanafi SE M Comm dengan raihan suara sebanyak 637.048 atau 24,95 % dan di posisi yang paling bontot ditempati oleh pasangan HM Ali BD dan TGH Lalu Gede Sakti dengan raihan suara sebanyak 430.007 atau 16.84 %.

Rencananya, Paslon Dzul-Rohmi ini akan dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Periode 2018-2023 pada sekitar tanggal 17 September 2018 di Istana Presiden RI. Pelantikan Gubernur NTB ini, menurut Ketua KPU NTB, masuk kedalam kategori gelombang pertama Kepala Daerah yang akan dilantik di Istana Presiden dan kebetulan sesuai dengan berakhirnya masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, DR TGH HM Zainul Majdi dan HM Amin SH MH.

“Provinsi NTB termasuk yang diprioritaskan karena tidak adanya gugatan PHP di MK,” pungkasnya. (GA. 211/215*).

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.