Header Ads

LUTFI-FERI Disambut Sangat Meriah dan Penuh Kekeluargaan di Kelurahan Santi





Kota Bima,  Garda Asakota.-

        Tumpah ruah ribuan orang menghadiri acara silaturahim dan pengukuhan Tim Pemenangan Koalisi Kerakyatan Lutfi-Feri di Kelurahan Santi Kecamatan Mpunda Kota Bima, Selasa malam (20/2). Warga berbondong-bondong datang dan memeriahkan acara yang dihadiri langsung oleh Calon Walikota dan Wakil Walikota Bima 2018-2023, HM. Lutfi, SE-Feri Sofiyan, SH. Sebelum hadir di arena kegiatan, Lutfi-Feri dijemput oleh para Pemuda Lutfi-Feri dengan membawa obor dan atraksi Kesenian Hadrah, di kediaman Calon Wakil Walikota Bima lingkungan Santi.





Suasana silaturahim dan pengukuhan Tim Pemenangan Lutfi-Feri di Kelurahan Santi, Selasa malam (20/2)


     Setelah diarak dan berjalan kurang lebih 20 menit, Lutfi-Feri yang saat itu turut didampingi kedua isteri tercinta Hj. Elly Alwaini dan Ibu Jumriah, serta dua anggota DPRD Kota Bima yang juga warga Santi, Dedi Mawardy dan Syahbuddin, tiba di arena kegiatan dengan sambutan yang meriah. Yel Yel Salam Perubahan dan Salam 2 Jari menggema usai dua Paslon yang diusung sembilan Parpol Pengusung ini dikalungi bunga sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi warga masyarakat terhadap Lutfi-Feri. "Kami menyampaikan selamat datang kepada Paslon Lutfi-Feri di acara yang sangat meriah penuh kekeluargaan dan penuh kegembiraan," ucap Drs. H. Gufran Abubakar, salah satu tokoh masyarakat Santi, saat menyambut kedatangan Lutfi-Feri.

         Diakuinya, momentum Pilkada adalah ajang untuk memilih pemimpin dan merupakan salah satu ibadah. Dia menyebut beberapa kriteria calon pemimpin yang akan dipilih. Yang pertama, kata dia, adalah orang yang pintar, kemudian yang punya usaha untuk masyarakat, yang sehat lahir dan batin, yang memiliki pikiran cerdas untuk daerah tercinta dan yang memiliki Iman. Pria yang kerap disapa Aba Gefon inipun menyebut ciri-ciri Paslon yang akan memenangkan Pilkada yakni memiliki suara terbanyak dan memiliki jaringan yang besar. "Ibaratnya nelayan yang menjaring ikan, semakin banyak memiliki Pukat itulah yang banyak menjaring ikan, sebaliknya kalau Pukatnya sedikit maka sedikit pula suaranya, ini realitas. Lutfi-Feri memiliki 9 Parpol Pengusung dan 18 anggota DPRD Kota Bima," sebutnya disambut Yel Yel Salam Perubahan, hidup 2 jari.

         Aba Gefon berharap niat baik dan perjuangan paslon Lutfi-Feri bersama komponen warga masyarakat Kota Bima mendapat ijabah dan didengar oleh Allah subhanahu wa ta'ala. "Semoga Allah mengabulkan doa kita dan Insya Allah di Lauhul Mahfudz itu sudah tercatat siapa yang akan menjadi Walikota dan wakil Walikota Bima 2018 2023," tuturnya. "Nomor berapa, nomor berapa?,"  dijawab "Nomor 2" secara serentak oleh ribuan masyarakat Kelurahan Santi.

        Sementara itu, tokoh masyarakat Santi lainnya, Drs. A. ‎Zubaer HAR, M.Si, yang juga didaulat dalam kapasitasnya sebagai unsur Pimpinan DPW NTB NTB mengajak seluruh komponen masyarakat Kelurahan Santi untuk bersatu dan bulat mendukung pasangan Lutfi-Feri. Pria yang mengawali sambutannya dengan yel-yel Salam Perubahan dan Salam 2 Jari mempertegas bahwa Feri Sofiyan ini adalah putra asli Santi. "Apakah kita tidak bangga ada putra Santi menjadi Wakil Walikota Bima?," "Bangga" sahut warga riuh menyambut kobaran semangat dari mantan Kadis Dikpora Kabupaten Bima ini.

       Zubaer yakin jika seluruh mesin partai politik pengusung Lutfi-Feri bekerja secara maksimal maka InsyaAllah kemenangan itu ada di depan mata. "Tentu saja kita semua di sini berdoa dan berharap agar kedua pasangan calon ini diberikan kekuatan dan kesehatan oleh Allah subhanahu wa ta'ala sehingga mendapatkan kemenangan pada tanggal 27 juni mendatang. Masyarakat saat ini membutuhkan pemimpin yang peka, pemimpin yang peduli akan potensi dan sumber daya yang dimiliki oleh masyarakatnya. Jika sudah muncul pemimpin yang peka dan peduli pada masyarakatnya, yakinlah masyarakat akan sejahtera adil dan makmur. Dan InsyaAllah inilah pasangan ideal dan pasangan serasi, akan menjadi Walikota dan wakil Walikota Bima lima tahun kedepan," pungkasnya seraya menyebutkan bahwa Haji Muhammad Lutfi boleh posturnya kecil, tetapi dua periode menjadi anggota DPR RI. Begitupun dengan Pak Feri Sofiyan bahkan tiga periode menjadi anggota DPRD plus menjadi Wakil Ketua dan Ketua DPRD Kota Bima. "Tentunya kedua sosok ini sudah sangat paham bagaimana kondisi di pemerintah pusat dan di daerah ini," tambahnya. (GA. 212*)








No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.