Header Ads

Ketua PK Golkar Asakota Siap Menangkan Pasangan Lutfi-Feri



M Istas Rosihan

Mataram, Garda Asakota.-

     Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Asakota Partai Golkar Kota Bima, M Istas Rosihan, menyatakan siap menindaklanjuti instruksi Ketua DPD Partai Golkar Kota Bima, Alfian Indrawirawan S Adm, untuk memenangkan pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota yang diusung Partai Golkar yakni pasangan HM Lutfi SE dan Feri Sofiyan SH. "Instruksi dari Ketua Partai Golkar tersebut telah kita tindaklanjuti kepada seluruh pengurus PK Golkar Asakota dan seluruh pengurus Partai Golkar di tingkat kelurahan agar semua pengurus partai dapat melakukan konsolidasi dan bergerak bersama berjuang memenangkan pasangan yang diusung oleh partai ini," terang pria yang dikenal kader militan Golkar ini kepada wartawan Jum'at 08 Desember 2017.

     Pihaknya menilai kebijakan yang diambil oleh Partai Golkar mengusung HM Lutfi dan Feri Sofiyan ini dalam Pilkada Kota Bima 2018 merupakan pilihan yang tepat. "Sebab kedua figur ini merupakan kolaborasi yang tepat dalam membawa perubahan masyarakat Kota Bima kearah yang lebih baik apalagi kedua figur tersebut memiliki latar belakang pengalaman yang mumpuni sebagai anggota parlemen dan sudah barang tentu memiliki pengetahuan dan pengalaman yang baik dalam membawa Kota Bima kearah yang lebih baik kedepannya lagi. Hal ini sangat terlihat dalam visi misinya yang disampaikan kepada kader-kader Golkar," cetusnya.
 
    Sebelumnya, Ketua DPD Golkar Kota Bima, Alfian Indrawirawan, S. Adm, kepada Garda Asakota, Jumat (8/12) mengakui bahwa pada momentum Deklarasi Suhaili-Amin yang dihadiri ribuan massa juga dibacakan SK DPP Golkar yang mengusung nama Bapak HM.  Lutfi, SE dan Bapak Feri Sofiyan, SH sebagai bakal Calon Walikota dan bakal Calon Wakil Walikota Bima Periode 2018-2023.
 
     Pihaknya sebagai Ketua DPD Golkar  Kota Bima menginstruksikan kepada seluruh pengurus Golkar se-Kota Bima untuk mengamankan, memperjuangkan dan memastikan pasangan Lutfi-Feri  menang pada Pemilukada Kota Bima 2018.  "Kalau ada kader atau pengurus yang tidak mengindahkan perintah partai tentunya akan dikenai sanksi sesuai dengan PO Partai yang berlaku," tegas politisi Golkar yang saat ini menjadi Wakil Ketua DPRD Kota Bima. (GA. Imam*).
   

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.