Header Ads

Kondisi Ntundu dan Wora Kecamatan Wera Berangsur Pulih

Danposramil bersama aparat Kepolisian saat berjaga-jaga di Dusun Ntundu Desa Nangawera Kecamatan Wera.

Kabupaten Bima, Garda Asakota.-
          Kondisi Kamtibmas di Desa Nanga Wera dan Desa Wora Kecamatan Wera saat ini berangsur-angsur pulih kembali paska intensitas penanganan yang dilakukan oleh pihak Kepolisian di kedua wilayah yang bertikai itu.
          Meski masih ada penjagaan oleh pihak aparat Kepolisian, namun berdasarkan penjelasan dari pihak Kapolsek Wera, Iptu Subagio, kepada wartawan pada Selasa (25/04), kondisi di kedua desa itu sudah berangsur-angsur pulih kembali. “Suasana sudah berangsur aman dan lalu lintas jalan di Kecamatan Wera-Kota Bima sudah kembali normal. Suasana sudah bisa dianggap aman, karena sudah dibuka blokir jalan,” kata Subagio.

         Pihak kepolisian menurutnya saat ini tengah memburu oknum pelaku yang diduga menjadi biang terjadinya pertikaian antara warga di kedua desa itu. “Sudah didatangi lokasi sesuai laporan masyarakat, tapi pelaku belum ditemukan.  Sekarang oknum pelaku masih dalam pencarian polisi,” timpalnya.

          Sementara itu, orang tua dari pihak korban,  Baco, sangat berharap kepada pihak Kepolisian agar bisa segera menangkap oknum pelaku dan dapat diproses hukum sesuai perbuatannya. “Saya minta pada pihak Kepolisian agar segera menangkap pelaku dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku. Masalah damai atau tidak, saya belum bisa menjawab sekarang. Setelah kondisi anak saya sudah kembali pulih, baru bicara damai,” kata Baco.

Demi Terwujudnya Suasana Aman, Kades Nanga Wera Korbankan Uang Pribadi Talangi Kerugian Terbakarnya Sepeda Motor

          Kepala Desa (Kades) Nanga Wera, Afrida, mengaku siap menanggung dan menalangi biaya pergantian dua (2) unit Sepeda Motor yang diduga dibakar pada saat malam terjadinya pertikaian antara warga Desa Nanga Wera dan Desa Wora Kecamatan Wora.
Salah satu tuntutan dari warga Desa Nanga Wera agar bisa terjadi proses perdamaian antara warga kedua desa itu yakni harus ada pergantian kerugian dari terbakarnya dua (2) unit Sepeda Motor milik warga Desa Nanga Wera.  “Saya akan mengganti kerugian warga akibat terbakarnya dua unit sepeda motor itu dengan uang pribadi yang saya miliki. Ini saya lakukan demi terwujudnya suasana damai yang damai dan aman di Desa Nanga Wera dan Desa Wora,” kata Kades Nanga Wera, Afrida, usai penandatanganan pernyataan damai antara warga kedua desa yang bertikai itu.

            Oleh warga yang meminta pergantian dua (2) unit sepeda motor itu, harga yang diminta sebagai tuntutan ganti rugi itu adalah sebesar Rp17 juta dan hal itu disanggupi oleh Kades Nanga Wera sendiri. “Biaya ganti rugi yang diminta itu adalah sebesar Rp17 juta dan demi terwujudnya suasana yang aman dan damai, saya akan bayar,” tandasnya. (GA. 777*).

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.