Header Ads

Debit Air Minim, Konsumen PDAM Madapangga Tidak Bertambah

Kabupaten Bima, Garda Asakota.-
Keterbatasan debit air di sumber mata air Madapangga berimplikasi pada tidak berkembangnya usaha penjualan air bersih di Kecamatan Madapangga oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Sejak mulai beraktivitas sekitar tahun 2006 silam, jumlah pelanggan PDAM di Kecamatan Madapangga masih berjumlah standar. “Saat ini pelanggan PDAM hanya berkisar pada empat (4) Desa di Kecamatan Madapangga dengan total jumlah pelanggan yakni sekitar 400 rumah. Empat desa itu yakni Desa Rade, Desa Dena, Desa Monggo, Desa Ncandi, sementara Desa Bolo dan Desa Tonda konsumennya hanya beberapa rumah saja, selain itu tidak ada.

Dari total konsumen itu, yang disetor ke BUMD sekitar Rp5 juta hingga Rp11 juta saja,” ujar Plt. Kepala PDAM Kecamatan Madapangga, M. Sari Jon, S. Sos., kepada wartawan belum lama ini. Tidak bertambahnya jumlah konsumen air PDAM di Kecamatan Madapangga ini menurutnya diakibatkan oleh salah satunya adalah berkurangnya debit air. “Meski animo masyarakat untuk menjadi konsumen PDAM ini sebenarnya cukup tinggi. Kendala lainnya yakni adanya kebocoran pipa yang ada di sungai akibat hantaman banjir. Makanya kami sangat berharap agar pihak BUMD dapat memperjuangkan agar ada penambahan debit air PDAM di Kecamatan Madapangga ini agar kebutuhan akan air bersih bagi konsumen dapat terpenuhi dengan baik. Saat ini saja, akibat minimnya debit air itu terjadi krisis air bersih di Desa Ndano. Oleh karenanya kami sangat berharap agar persoalan ini bisa menjadi atensi pihak terkait mengingat kebutuhan akan air ini menjadi kebutuhan yang utama bagi masyarakat,” harapnya. (GA. Marlin*)


No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.