Header Ads

Gubernur Terima Kepsta LPP TVRI NTB

Mataram, Garda Asakota.-
Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, MA, menerima kunjungan Kepala Stasiun (Kepsta) TVRI NTB, Arif Suriansyah, di ruang Kerjanya, Senin (23/3). Kunjungan Kepala Stasiun TVRI NTB ini guna melaporkan kondisi terkini TVRI NTB kepada gubernur.  Arif Suriansyah melaporkan, saat ini wilayah cakupan (coverage area) yang bisa dijangkau TVRI NTB baru mencapai sekitar 20-30 persen dari wilayah NTB. Meski memiliki sembilan stasiun pemancar yang tersebar di berbagai daerah di wilayah NTB,
namun sebagian besar wilayah masih belum tersentuh siaran lokal TVRI NTB.  Dari Sembilan stasiun pemancar itu, sebanyak enam stasiun pemancar ada di Pulau Lombok dan tiga stasiun pemancar lainnya berada di Pulau Sumbawa.
Dari seluruh stasiun pemancar itu, hanya beberapa unit yang bisa dioperasikan untuk siaran lokal karena keterbatasan anggaran.
Stasiun pemancar lainnya, hanya digunakan untuk menyebarluaskan siaran nasional. “Sebagian besar Kota Mataram dan sebagian lagi di Lombok Barat. Sementara sisanya belum bisa tersentuh oleh siaran,” kata Kepsta Arif Suriansyah kepada gubernur.
Mendengar laporan Kepsta TVRI NTB tersebut, gubernur yang akrab disapa Tuan Guru Bajang ini sempat kaget. Gubernur mengaku baru mengetahui kalau selama ini siaran TVRI NTB belum dinikmati oleh seluruh masyarakat NTB.
“ Ini ironis kalau siaran lokal belum bisa diakses oleh masyarakat NTB secara keseluruhan,” ujar gubernur.  Seharusnya, kata dia, siaran lokal itu yang lebih dulu harus bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat. Karena, masyarakat sangat membutuhkan informasi terkait apa yang terjadi di daerah.
“Masyarakat sangat butuh segala informasi penting tentang kondisi daerah ini,” sambungnya.
Terkait kendala siaran ini, Gubernur TGB kemudian meminta manajemen TVRI NTB segera membuat kajian tertulis tentang kondisi TVRI NTB saat ini. Selain itu, TVRI NTB juga diminta membuat laporan tentang dukungan apa yang bisa diberikan pemerintah daerah untuk mendukung penyebarluasan siaran lokal. Pemerintah Provinsi NTB, akan memberi dukungan sebatas kemampuan dan kewenangan yang dimiliki.
Ditambahkannya, sebagai salah satu Lembaga Penyiaran Publik (LPP), TVRI NTB harus bisa menjadi mitra pemerintah daerah untuk membantu mensosialisasikan berbagai kebijakan dan program-program yang dilaksanakan.
Untuk itu, TVRI NTB harus mampu membangun tim yang solid dan terus bersinergi dengan pemerintah daerah. “Seperti membantu mengekspose potensi agrikultur, pertambangan, kehutanan hingga pariwisata daerah,” kata gubernur.
Pada saat itu, gubernur juga menegaskan, TVRI NTB sebagai salah satu Lembaga Penyiaran Publik harus lebih banyak terlibat dalam mengekspose capaian-capaian keberhasilan pembangunan di daerah, sekaligus menyiarkan program-program yang benar-benar memberikan edukasi dan keteladanan kepada masyarakat. (GA. Joni/Humas NTB*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.