Header Ads

Guru Non PNS, Pertanyakan Tunjangan APBN tahun 2010

Bima, Garda Asakota.-
Guru-guru non PNS tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kota Bima mengeluhkan tidak dibayarkannya tunjangan APBN sebesar Rp2,4 juta per tahun yang seharusnya diterima pada tahun anggaran 2010 dan tahun 2011. Mereka mengaku hanya menerima tunjangan tersebut pada tahun
anggaran 2009 saja, sedangkan untuk tahun 2010 dan tahun 2011, belum sama sekali dibayarkan.
Padahal menurut informasi yang diperoleh wartawan, pada tahun 2010 silam, guru-guru non PNS itu sudah mengurus bahan dan diminta nomor rekening oleh pihak terkait.
Pihak Dikpora Kota Bima melalui Bagian Umum dan Kepegawaian, M. Ali, S. Sos, yang dimintai tanggapannya mengaku, guru-guru yang mendapatkan dana insentif tersebut adalah guru yang telah mempunyai SK Walikota. Adapun nomor rekening yang telah diberikan kepada pihaknya itu telah dikirim ke Pusat untuk pengajuan agar dapat memperoleh kucuran dananya.
“Tapi yang perlu ditekankan bahwa dana insentif ini bersifat berubah, karena kadang ada pada tahun lalu, tapi tahun sekarang ini tidak ada. Dan ini merupakan kebijakan dari pusat dengan ditentukan kuota yang didapatkan oleh pemerintah di setiap daerah,” ucapnya meluruskan.
Menurutnya, kriteria guru yang memperoleh dana insentif diutamakan harus berdasarkan banyaknya jam kerja dan lamanya mengajar pada sekolah tersebut.
Diakuinya pula bahwa saat ini ada 29 guru yang belum diberikan dana insentif dari 9 sekolah SLTP yang ada di Kota Bima.
Guru-guru tersebut belum terbayar¬kan Rp660 ribu, sehingga total keseluru¬hannya sebesar Rp19.140.000. “Dan dana insentif ini akan segera dibagikan secepatnya,” akunya. (GA. 212/334*)

No comments

elshandy creative. Powered by Blogger.