15 Ribu Warga Kobi Terima Bansos Non Tunai dari Badan Ketahanan Pangan Nasional

 

Kadinsos Kobi, Yuliana, S.Sos.



Kota Bima, Garda Asakota.-



Sebanyak 15 ribu Kepala Keluarga (KK) warga Kota Bima saat ini tengah menerima bantuan sosial (bansos) berupa Bantuan Pangan Non Tunai beras sebesar 10 kg per penerima untuk tiga bulan kedepan mulai Maret hingga Mei 2023.


Kepala Dinas Sosial Kota Bima, Yuliana, S.Sos, menjelaskan bahwa Bansos tersebut sesungguhnya bukan bersumber dari Kemensos RI tapi dari Badan Ketahanan Pangan Nasional.


"Data penerima pun kami terima BNBA (by name by adress) dari Pusat mendadak pula diperintahkan untuk segera salurkan Bansos ini," terangnya didampingi Sekretaris Dinsos, Rusdhan, S.Sos, kepada wartawan, Kamis, (13/4/2023).



Yuliana mengaku jika pihaknya tidak diberi jeda waktu untuk memverifikasi data yang valid terkait penerima Bansos ini karena memang datanya langsung dari Pusat By Name By Adress itu.


Sehingga, kata dia, kalau pun ada warga yang saat ini tidak tercover sebagai  penerima Bansos beras ini meski masuk dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) jangan salahkan Dinsos karena datanya langsung Pusat.


Tapi yang pasti mata mantan Kadis Pariwisata tersebut bahwa warga yang telah masuk DTKS namanya akan tetap ada karena data tersebut merupakan rujukan semua program bantuan sosial Pemerintah Pusat.


"Karena tidak ada pihak manapun yang memiliki kewenangan untuk menghapus nama dalam DTKS tersebut termasuk pihak Kelurahan," imbuhnya.


Sementara itu Koordinator TKSK Kota Bima, M.Syafi'i, menambahkan bahwa terkait dengan Bansos ini benar Dinsos hanya penyuplai barang ke tiap keluarahan, sementara BNBA nya dari pusat.


"Rujukan penerima tentu DTKS, karenanya pemerintah daerah melalui Dinsos bersama semua komponen  yang ada terus melakukan pendataan warga yang belum masuk DTKS," pungkasnya. (GA. 003*)

1 Comments

  1. Luar biasa pemerintah pusat kami rakyat kecil berterakasi sama p.jokowi dan ibu Risma dari PDIP.

    ReplyDelete

Post a Comment

Previous Post Next Post