-->

Notification

×

Iklan

Jadikan Media Massa sebagai Informasi Utama untuk Mengawasi Proses Pemilu 2024

Thursday, March 2, 2023 | Thursday, March 02, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-03-02T05:21:26Z

 

Suasana kegiatan sosialisasi peran media massa terhadap pemilu Partisipatif di Surf Cafe, Rabu malam (1/3/2023). 



Kota Bima, Garda Asakota.-


Pemilu serentak 2024, kini sedang dalam proses tahapan. Tentu dalam hal ini sangat dibutuhkan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pemilu yang melahirkan pemimpin yang baik. 


Keterlibatan media massa dalam membantu pengawasan tahapan pemilu sangat diutamakan untuk menyiarkan informasi faktual menuju pemilu yang damai, adil dan jujur. 


"Jadikan media massa sebagai informasi utama untuk mengawasi proses pemilu serentak tahun 2024 ini," sebut Ahyar saat menyampaikan materi pada acara sosialisasi peran media massa terhadap pemilu Partisipatif di Surf Cafe Rabu malam (1/3/2023). 


Ahyar yang juga koresponden Tempo, menyampaikan bahwa peran media massa pada pemilu tetap pada koredor Pers sesuai kode etik Jurnalis. 


Meski didalamnya memiliki cara tulisan yang berbeda, namun hendaklah tetap berpedoman pada riil  yang yang ditentukan. 


Pada momen itu, Ahyar menyebut Bawaslu sangat berharap peran media pada pengawasan pemilu partisipatif. 


Karena media massa dianggap memiliki sajian yang kredibel dan tidak memiliki dampak hukum, karena pastinya beda dengan media sosial. 


Dia juga mengatakan, bahwa saat ini sedang membahas terkait pengawasan partisipatif pemilu, maka tugas media tidak boleh ketinggalan informasi. 


"Saya harap, tidak hanya berita seremoni penyelenggara pemilu, akan tetapi informasi pelanggaran juga harus di kawal. Artinya lebah banyak menemukan data dan fakta di lapangan," harapnya.


Karena menurut Ahyar, sungguh mustahil Bawaslu mampu menjangkau semua persoalan di lapangan. Untuk memudahkan kinerja Bawaslu, suka tidak suka Bawaslu harus menggunakan media massa sebagai mitra kerja. 


Di tengah pertemuan sosialisasi tersebut Koordiv Penanganan, Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Bima, Asrul Sani, menyampaikan bahwa saat ini beberapa tahapan telah dilaksanakan verifikasi faktual bakal calon DPD serta pemuktahiran data pemilih. 


Meski pada tahapan itu diakuinya banyak mendapati kendala pengawasan, lantaran kondisi cuaca sedikit tidak baik. Akan tetapi, kata dia, tidak menutup tugas Bawaslu untuk mengawas jalannya proses tahapan pemilu serentak 2024. 


Menyinggung pertemuan antara Bawaslu dengan insan Pera, Asrul memastikan bahwa  kegiatan ini dalam bingkai silaturahim sekaligus sinergi antara media massa bersama Bawaslu Kota Bima. 


"Semoga saja dengan kebersamaan ini dapat menyukseskan pemilu di tahun 2024 mendatang," harapnya. (GA. 355*)

×
Berita Terbaru Update