-->

Notification

×

Iklan

Duh, Terpasang Sejak Akhir Tahun 2022 Lalu, Perangkat WiFi Gratis di RW 07 Sarae Sampai Kini Belum Aktif

Friday, March 3, 2023 | Friday, March 03, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-03-03T03:37:32Z

 

Perangkat WiFi yang terpasang di rumah Ketua RW 02 Kelurahan Sarae Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima.




Kota Bima, Garda Asakota.-



Tahun kemarin Pemkot Bima melalui Dinas Kominfotik telah memasang ratusan WiFi gratis di seluruh RW di Kota Bima dengan alokasi anggaran sekitar Rp1,3 Miliar. 


Pemasangan WiFi gratis itu merupakan komitmen Pemkot Bima untuk memudahkan komunikasi perangkat RT maupun RW dengan Pemerintah yang terkoneksi langsung dengan command centre. 



Namun sayangnya, dari ratusan titik terpasang itu, ada beberapa RW yang mengeluhkan macetnya koneksi internet tersebut seperti disampaikan oleh Ketua RW 07 Kelurahan Sarae Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima, Fauzi, S.Pt.


Kepada Garda Asakota, Ketua RW 07 Sarae mengeluhkan kondisi WiFi gratis yang dipasang di lingkungannya sejak akhir tahun 2022 lalu, namun hingga kini belum juga aktif digunakan. 


"Memang benar, sampai hari ini perangkatnya belum aktif juga," ungkapnya, Jumat pagi (3/3/2023). 


Bahkan terkait WiFi gratis ini, dalam akun Facebooknya, 'Fauzy Chynk' dia menyentil langsung Kadis Kominfotik Kota Bima. "Pak kadis Kominfo Kota Bima, bagaimana dengan WiFi ini, sudah ganti tahun, nggak aktif aktif," sentilnya.


Sebagai Ketua RW ia mengatakan jika memang jaringan WiFi ini tidak aktif, maka dia meminta dinas terkait untuk diambil kembali. "Capek kita menunggu, naik turun lantai 2 (tapi WiFi-nya belum juga aktif," cetusnya. 


Kepala Dinas Kominfotik Kota Bima, Drs. H. Mahfud, MM, yang dikonfirmasi wartawan, mengaku persoalan itu akan menjadi perhatian pihaknya meski diakuinya bahwa urusan aktif dan tidaknya WiFi itu menjadi tanggungjawab pihak Telkom Bima. 


"Iyah ini menjadi perhatian kita, walaupun tanggung jawab untuk mengaktifkan itu urusannya Telkom. Tapi kita akan tetap meminta pihak Telkom untuk segera mengaktifkannya," jawabnya singkat.


Seperti dilansir Garda Asakota sebelumnya, pemasangan Wifi utk RW se Kota Bima sebanyak 212 titik menunai kritikan banyak pihak. 


Bagaimana tidak, project yang sudah menghabiskan anggaran sebanyak Rp1,3 Miliar per tahun itu selain dinilai politis juga dianggap hanya buang buang anggaran saja. 


Bukankah, anggaran sebanyak itu bisa digunakan untuk menangani sampah-sampah di Kota Bima, pengadaan jaringan air bersih, perbaikan gang gang/jalan rusak atau untuk memperbaiki perumahan Kadole dan Oi Fo'o?. (GA. 212*)

×
Berita Terbaru Update