-->

Notification

×

Iklan

Terima Kunjungan Tim Review Program INOVASI, Bupati Ingin Adanya Kelanjutan Program

Tuesday, September 6, 2022 | Tuesday, September 06, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-09-05T23:38:33Z

 

Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE



Kabupaten Bima, Garda Asakota.-



Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, menerima Tim Independent Strategic Review Program INOVASI di Kabupaten Bima yang dipimpin Mr. Simon Henderson yang hadir bersama Education Specialist Petra Wiyanto Bodrogini, Subnational Education Nurman Siagian dan Gender Specialist Leya Cattleya Senin (5/9) di Ruang Rapat Bupati Bima. 


Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda, Suryadin S.S, M.Si, menjelaskan bahwa pada kesempatan tersebut Team Leader Mr. Simon Henderson menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bima beserta jajaran dan anggota Tim Literasi Kabupaten Bima.






Kehadiran Tim, kata dia, untuk menilai sejauh mana dukungan INOVASI dan Department of Foreign Affairs and Trade Australia (DFAT) memberikan manfaat bagi Kabupaten Bima, khususnya untuk Program Literasi.


"Kami juga ingin mendengar apa saja  kekurangan program INOVASI, jika ada hambatan atau kendala sehingga masih dapat dilakukan perbaikan ke depannya," kata Simon di hadapan stakeholder terkait seperti Dinas Dikbudpora, Bappeda, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, DPMD, Dinas Kominfostik dan Kementerian Agama Kabupaten Bima

 


Menutup pemaparannya, setelah mendengarkan penyampaian OPD dan mitra terkait, Simon mengungkapkan bahwa Tim memperoleh informasi yang luar biasa dan sudah  menjawab semua pertanyaan untuk review program dan hasil ini akan kami sampaikan kepada INOVASI dan DFAT Australia sebagai pijakan untuk langkah awal," tandasnya. 



Sementara itu, Bupati Bima menegaskan bahwa setiap daerah termasuk Kabupaten Bima, bukan ingin tergantung pada bantuan program  pembangunan yang ada, tetapi pemerintah daerah berkeinginan besar agar program ini tetap berlanjut. 


"Meskipun ada perubahan nama program, tetapi memiliki tujuan yang sama dengan dukungan program sebelumnya," ungkap Bupati. 


Hal ini dibutuhkan mengingat kondisi wilayah Kabupaten Bima yang cukup luas dengan 191 desa dan 18 kecamatan. 


Masih ada beberapa desa yang kategori Terluar, Tertinggal dan Terjauh meskipun pada tahun 2019 sudah tidak termasuk kategori  daerah tertinggal namun dalam upaya memajukan dunia pendidikan.


"Kita ingin adanya pemerataan yang lebih maksimal di semua kecamatan yang ada," inginnya. Untuk itu, atas nama Pemerintah daerah dan masyarakat Bupati berharap agar dukungan program inovasi ini dapat berlangsung di tahap-tahap selanjutnya. (GA. 212*)

×
Berita Terbaru Update