Hingga Akhir April Ini, Jembatan Putus di Jatibaru Timur Kota Bima Belum Dikerjakan

 

Kondisi lalu lintas kendaraan di sekitar jembatan putus Jatibaru Timur.



Kota Bima, Garda Asakota.-



Sejak akhir tahun lalu, jembatan Jatibaru Timur Kecamatan Asakota Kota Bima yang ambruk dan putus di terjang banjir bandang akhir tahun lalu hingga kini belum tersentuh perbaikan, kendati jembatan tersebut telah merenggut nyawa seorang warga Kota Bima yang tidak mengetahui adanya jembatan putus.


Pantauan langsung wartawan, kondisi yang terlihat hari ini, Rabu (20/4/2022), mobilisasi warga dari dua wilayah baik dari Wera-Ambalawi Kabupaten Bima menuju Kota Bima pun sebaliknya dari Kota Bima menuju Ambalawi-Wera masih melintas di atas jembatan darurat alternatif yang dibuat pemerintah. Kondisinya licin dan berlobang, sehingga pengendara harus ekstra hati hati saat melintasi jalur ini.



Akses penghubung satu satunya dua daerah di ujung timur pulau Sumbawa tersebut berada di wilayah Kelurahan Jatibaru Timur Kecamatan Asakota Kota Bima merupakan jalan Propinsi yang notabene menjadi kewenangan Pemerintah Nusa Tenggara Barat (NTB) di bawah kendali Gubernur Dr. Zulkieflimansyah, untuk menanganinya.


Lurah Jatibaru Timur, A.Karim, S.Sos, Rabu, (20/04/2022) yang dikonfirmasi wartawan terkait informasi rencana pembangunan jembatan putus di wilayahnya tersebut, mengaku belum lama ini menerima kunjungan dari Dinas PU Propinsi yang secara garis besar menyampaikan bahwa jembatan itu akan segera dilakukan.


"Yang saya dengar akan segera dikerjakan  sekitar bulan Mei mendatang," katanya.


Seperti dilansir Garda Asakota sebelumnya, jembatan amblas di Kelurahan Jatibaru Timur yang terputus diterjang banjir awal Desember 2021 lalu, menjadi perhatian serius dari pihak Pemprov NTB. 


Salah satunya adalah Pimpinan DPRD NTB, H. Mori Hanafi, SE, M.Com, saat meninjau secara langsung jembatan tersebut, Jumat sore (34/12/2021), Wakil Ketua DPRD NTB dari Partai Gerindra ini mengaku pihaknya di Badan Anggaran (Banggar) telah menetapkan pagu dana sebesar Rp3,5 Milyar untuk pembangunan kembali jembatan putus yang menghubungkan dua kecamatan di Kota dan Kabupaten Bima ini.  


"Sudah kita anggarkan Rp3,5 Milyar ke dalam APBD Pemprov NTB 2022, tinggal eksen saja awal tahun depan," katanya saat itu. (GA. 003*)

Post a Comment

Previous Post Next Post