Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Sebanyak 50 unit Perumahan NSD di Kelurahan Ule Segera Diluncurkan


Kota Bima, Garda Asakota.-

Upaya pemerintah dalam mengurangi kawasan kumuh satu diantaranya adalah dengan pengembangan perumahan baru atau New Site Development (NSD) seperti yang saat ini ada di Kota Bima. Kawasan NSD ini berlokasi di lingkungan Kedo Kelurahan Ule Kecamatan Asakota.

Sekertaris Dinas Perkim Kota Bima, A. Faruk, S.ST.Par, menjelaskan bahwa di Kota Bima saat ini sudah berdiri sebanyak 140 unit NSD yang dibangun dalam 2 tahap, yang mana tahap pertama terbangun sebanyak 90 unit NSD. 

"Sedangkan tahap keduanya sebanyak 50 unit, baru saja selesai dibangun. In shaa Allah dalam waktu dekat akan segera ditempati," katanya kepada wartawan, Jumat (19/2).

Faruk memastikan bahwa yang bisa menempati NSD ini adalah warga yang berpenghasilan rendah yang tidak punya rumah di beberapa Kelurahan yang mendapat SK Kumuh.

Untuk Kota Bima diantaranya adalah warga Kelurahan Dara, Paruga, Tanjung, Melayu, Ule dan Jatiwangi. "In shaa Allah Senin depan kita akan laksanakan sosialisasinya," katanya.

Tidak ada syarat khusus untuk bisa menempati rumah NSD tersebut hanya surat keterangan dari Kelurahan bahwa yang bersangkutan tidak memiliki rumah dan berpenghasilan rendah yang kemudian ditindaklanjuti dengan turun lapangan untuk verifikasi, apakah benar data yang di usulkan ini sudah sesuai dengan yang di ajukan atau tidak.

"Kami tentu tidak berani melanggar ketentuan Perwali dan Ketetapan Kementrian bahwa hunian NSD tersebut khusus untuk wilayah Kelurahan  yang mendapatkan SK Kumuh.

Hanya saja ditambahkannya, bahwa NSD ini dikenakan sistem sewa dimana untuk tahap pertama sebanyak 90 unit dengan besaran sewa senilai Rp90 ribu per bulan dan  sekarang tahap II nya sebanyak 50 unit sedikit ada penambahan sesuai dengan petunjuk dari pusat menjadi Rp119 ribu per bulan.

Rencananya pada tahun ini untuk tahap III Kementrian akan kembali membangun 78 unit NSD namun karena kondisi keuangan Negara yang tersedot untuk penanganan Covid19 hanya 20 unit saja yang dibangun. "Tapi In shaa Allah sisanya akan dilanjutkan pada tahap IV mengingat lahannya sudah tersedia," tutupnya. (GA. 003*)

Posting Komentar

0 Komentar