Header Ads

Dibangun dengan Dana Hampir Rp100 juta 'Rumah Aspirasi' Ini Belum Juga Difungsikan



Kota Bima, Garda Asakota.-

Puluhan juta rupiah anggaran yang bersumber dari dana APBD Kota Bima dihabiskan Pemerintah untuk membangun proyek gedung "Rumah Aspirasi" di berbagai kelurahan, namun hingga hari ini sejak dibangun pada Juni 2020 lalu, belum nampak adanya aktivitas atau kegiatan apapun di dalamnya.

Kondisi ini bisa dilihat di Rumah Aspirasi Kelurahan Jatibaru Barat yang berlokasi tepat di belakang kantor Lurah setempat. Bahkan kondisi yang terlihat hari ini Rumah Aspirasi tersebut sudah di penuhi endapan lumpur tebal akibat banjir yang kerap kali terjadi akhir-akhir ini.

Lalu kapan Gedung mini yang terhitung dalam papan proyeknya bernama proyek "penambahan ruangan kantor Kelurahan" tersebut dapat difungsikan?. Ketua Rumah Aspirasi, Supardi, S.Pdi, kepada wartawan Sabtu siang (9/1) mengakui sampai hari ini belum ada serah terima secara resmi antara pihaknya, Kelurahan dan Pemerintah atau dinas terkait atas keberadaan Rumah Aspirasi ini. "Jadi kami belum berani memfungsikannya untuk kegiatan apapun," ungkapnya.

Diakuinya, gedung mini ini di bangun dengan anggaran lebih dari Rp94 juta sejak Juni 2020 sesuai dengan papan proyek bernama proyek penambahan ruangan kantor kelurahan. Karenanya kata Supardi, pihaknya berharap agar Pemkot Bim segera melakukan serah terima kunci atas penggunaannya. 

"Setelah itu baru kami dapat menyusun rencana dan program utamanya sebagai wadah menampung aspirasi masyarakat khususnya warga kelurahan Jatibaru Barat," pintanya.

Senada dengan Ketua Rumah Aspirasi, Lurah Jatibaru Barat, A. Salam Mansyur, SH, juga berharap agar sesegera mungkin Rumah Aspirasi ini di serah terima kepada pengurus Rumah Aspirasi yang telah mendapat legalitas sebagai pengurusnya agar pengurus dapat segera menyusun rencana program. 

"Jangan sampai sudah dibangun tapi justru tidak di pergunakan. Kan mubazir namanya," ucap Lurah. (GA. 003*)

Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.