-->

Notification

×

Iklan

Dugaan Pencurian Ternak Terjadi Lagi di Kawasan Puncak Jatiwangi

Sunday, November 22, 2020 | Sunday, November 22, 2020 WIB | 0 Views Last Updated 2020-11-22T03:10:50Z


Kota Bima, Garda Asakota.-

Kasus dugaan Pencurian ternak di sekitaran kawasan pegunungan Puncak Jatiwangi Kecamatan Asakota Kota Bima dengan memakai umpan nate atau potas kian merajalela saja.

Pasalnya, setelah belum lama ini tiga ekor Sapi milik dua warga lingkungan Jatiwangi yang mana 2 ekor raib dibawa kabur pencuri dan 1 ekor lagi di temukan mati sia sia. Kali ini, kembali terjadi hal yang sama di alami oleh ternak milik sejumlah warga lingkungan Sapaga Kelurahan Jatibaru Barat.

"Memang benar pak,dua hari lalu dua ekor Sapi milik keluarga kami yang biasa bermain di sekitar lokasi tersebut hilang, yang tersisa hanya kalungnya saja. Keyakinan itu muncul setelah kami melakukan pencarian selama dua hari terakhir tapi tidak di temukan," ungkap warga Rt.12 Jatibaru Barat, Ustdz Iswadin, S.Pdi, kepada Garda Asakota, Minggu (23/11).

Diakuinya, hilangnya dua ekor Sapi keluarganya ini membuat daftar panjang jumlah Sapi warga Sapaga yang hilang. Kalau dihitung hitung, kata dia, sudah lebih dari belasan Sapi yang hilang.

Tragisnya lagi empat di antaranya mati sia-sia tidak sempat di bawa oleh kawanan pencuri. "Kasihan sekali nasib warga pemilik Sapi yang sudah capek capek peras keringat dan tenaga merawat dan membesarkan ternak nya, eeeh ketika besar malah di curi, semoga saja para pelaku pencurian Sapi ini dapat segera di temukan," harapnya. 

Atas peristiwa ini, sambung Ustadz Iswadin, sudah tentu mengisyaratkan bahwa keadaan sudah tidak aman lagi. Lalu mau sampai kapan para pemilik ternak ini harus merasakan kehilangan seperti ini?. 

"Untuk itu, kepada aparat keamanan kami harap agar dapat mengintensifkan dan meningkatkan patroli malam khususnya di waktu waktu di atas pukul 01. 00 wita hingga pukul 04.00 wita dini hari," pintanya. (GA. 003*)

×
Berita Terbaru Update