Header Ads

Dinilai Sukses, Tiga Kepala Suku di Lereng Tambora Suarakan Dukungan untuk IDP-Dahlan

Calon Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, disambut suka cita oleh elemen masyarakat di Kecamatan Tambora Minggu kemarin (11/10). Foto; Om Bhimo/FB



Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

Tiga kepala suku di Kecamatan Tambora Kabupaten Bima menyatakan kesiapannya untuk mendukung dan memenangkan pasangan calon (Paslon) Bupati Bima dan Wakil Bupati, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE-Drs. H. Dahlan M. Noer, (IDP-Dahlan) pada perhelatan Pilkada tanggal 9 Desember 2020 mendatang. 




Ketiga kepala Suku tersebut adalah dari suku Bali, Suku Sasak (Lombok), dan Suku Timur, yang hidup di lereng Gunung Tambora, tepatnya di Desa Oi Bura. Komitmen kesepakatan untuk memenangkan Paslon IDP Dahlan disampaikan oleh masing-masing kepala suku saat Paslon IDP-Dahlan, yang merupakan paslon petahana menggelar blusukan serta tatap muka di Desa Oi Bura Kecamatan Tambora, Minggu, (11/10/2020). "

"Kami menyatakan sikap mendukung pasangan nomor 3 IDP-Dahlan untuk Bupati dan wakil Bupati Bima," ujar salah seorang Kepala Suku atau Tetuah yang dipercaya masyarakat setempat, Tirta. Menurutnya, komitmen mendukung paslon IDP-Dahlan merupakan satu-kesatuan yang telah dibangun berdasarkan hasil musyawarah dan mufakat bersama. 

Tujuannya, kata dia, tidak lain untuk membangun keindahan kampung serta menata Desa yang ada di lereng Gunung Tambora. "Jadi, kita sepakati bersama bahwa untuk melanjutkan pembangunan Desa Oi Bura, haruslah dengan melanjutkan pemerintahan sebelumnya yang dipimpin oleh IDP-Dahlan,” kata pria asal Bali ini. 

Menurutnya, kepemimpinan IDP-Dahlan selama empat tahun menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bima, dinilai sukses memberikan kontribusi yang riil untuk kemajuan Desa mereka. 

Di antara hasil pembangunan yang sangat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat, yakni pembangunan infrastruktur jalan dari Desa Labuan Kenanga, menuju perkampungan Desa Oi Bura, di lereng Gunung Tambora. “Dengan adanya pengaspalan jalan, masyarakat sudah tidak lagi khawatir akan jalan licin yang kerap menimbulkan terjadinya kecelakaan.

Selain itu, IDP-Dahlan pun mampu menyatukan serta membina keharmonisan antar umat beragama di Desa Oi Bura. Kita tahu sendiri bahwa di lereng Gunung Tambora ini terdapat berbagai etnis, agama, ras, dan suku yang berbeda,” jelasnya.

Hal yang sama juga diakui oleh salah seorang tokoh agama Desa setempat, Ketut Santika. Sebagai tokoh penghubung antar umat beragama, Ketut Santika merasakan betul akan adanya perubahan selama kepemimpinan IDP-Dahlan periode pertama. 

Akan tetapi, sangat diharapkan pula agar dalam waktu dekat ini bisa kembali melanjutkan pengaspalan jalan yang masih tersisa. “Perubahan itu sudah kami rasakan sejak tahun 2015. Saat ini tinggal melanjutkan saja misi “Bima Ramah” dengan kepemimpinan sekarang," pungkasnya yang saat itu langsung menuai respon positif dari Cabup Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri. (GA. 212*)

Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.