Jamaah Tabliqh Rencana Bangun Masjid Al-Huda di Kelurahan Sambinae

Lokasi pembangunan Masjid Al-Huda Sambinae Kota Bima.

Kota Bima, Garda Asakota.-

Semangat kebersamaan dan soliditas para jamaah yang tergabung dalam wadah Jamaah Tabliqh (JT) menjadi modal awal dalam perencanaan pembangun masjid Al-Huda di Kelurahan Sambinae Kecamatan Mpunda Kota Bima. Hal itu sekaligus menjadi gambaran kehidupan yang terarah dan cermin kedekatan diri kepada Allah SWT.

Di atas lahan kurang lebih 11 are, para JT berencana akan membangun sebuah masjid berlantai 2 dengan ukuran luas bangunan 24 x 24 meter dengan total 52 tiang pancang (cakar ayam).

"In shaa Allah berkat kebersamaan, di lokasi ini kita akan membangun sebuah masjid yang akan menjadi pusat dakwah Jamaah Tabliqh," ungkap Ketua Pembangunan Masjid Al-Huda, H. Nasrullah Arsyad, S.Sos, kepada Garda Asakota, Selasa (7/7).

Mengingat luasnya diameter masjid yang akan dibangun, maka kemungkinan bakal menyedot dana Milyaran rupiah. Sedianya, kata dia, sebelum wabah covid19 melanda, sudah ada rekan-rekan donatur JT dari berbagai daerah serperti Makassar, Surbaya, Jakarta dan Labuhan Bajo, yang menyatakan kesediaannya untuk membantu.

Tapi pihaknya tetap mendoakan semoga wabah covid19 segera berlalu dan kedepan tetap ada jalan untuk melancarkan ikhtiar mereka ini. "Sekarang kalau untuk pekerjaan  tahap awal kita galang dukungan swadaya para jamaah di sini.

H. Syamsuddin Ibrahim Ketua Yayasan Masjid Al-Huda
Terlihat mobil tangki milik Brimob sedang membantu droping air ke lokasi pembangunan




Dan biasanya setiap hari Senin itu kita berkumpul untuk penggalangan dana, Alhamdulillah hasilnya bisa mencapai angka Rp10 juta setiap minggunya," ungkap pria kalem ini seraya menyebutkan bahwa dukungan dari berbagai pihak juga terus mengalir termasuk dari rekan-rekan dari Pengusaha, bahkan pihaknya juga rutin menerima droping air dari Kesatuan Brimob.

"Batu, semen dan besi juga sebahagian besar sumbangan para donatur yang enggan disebut namanya. Ada juga sumbangan alat berat untuk galian pondasi dari pengusaha yang enggan disebut namanya," tuturnya.

Menariknya, khusus untuk tenaga kerja pihaknya tidak terlalu kesulitan karena kebersamaan dan kekompakan para jamaah yang begitu luar biasa, termasuk dukungan tenaga dari warga sekitar.

 "Semua berpartisipasi, karena ini kerja amalan. Tidak ada sistem Komando, setiap jamaah bergerak sendiri karena semua diniatkan untuk mencari amalan," ungkapnya.

Jika segala persiapan awal rampung, dalam waktu dekat ini pihaknya berencana akan mengundang Pemkot Bima untuk penancapan tiang pertamanya. "Kita sedang menyiapkan segala sesuatunya termasuk pengurisan Izin Mendirikan Bangunannya (IMB)," pungkas H. Nasrullah didampingi Ketua Yayasan Masjid Al-Huda, H. Syamuddin Ibrahim. (GA. 212*)

Post a Comment

Previous Post Next Post