Jalur Transportasi AKAP dan AKDP Mulai Normal Kembali, Meski Belum Terlalu Ramai


Korsatpel (Koordinator Satuan Pelayanan) Terminal Tipe A Dara Kota Bima, H. Kisman.

Kota Bima, Garda Asakota.-

Pasca dibukanya kembali jalur transportasi darat baik Angkutan Kota Antar Propinsi (AKAP) maupun Angkutan Kota Dalam Propinsi oleh Pemerintah (AKDP) setelah ditutup selama beberapa waktu sebagai langkah antisipatif  pencegahan penyebaran Covid19, saat ini aktivitasnya mulai terlihat normal kembali di Terminal Dara Kota Bima.

"Alhamdulillah, sekarang jalur transportasi darat sudah kembali optimal, termasuk kembali beroperasinya 25 bis baik AKAP maupun AKDP," ucap Korsatpel (Koordinator Satuan Pelayanan) Terminal Tipe A Dara Kota Bima, H. Kisman, kepada Wartawan Senin (21/6).

Akan tetapi, meskipun pemerintah telah membuka kembali jalur transportasi darat namun kondisinya tidak seramai sebelum wabah Covid19 melanda. Saat sekarang, kata dia,  penumpang Bis paling banyak hanya 10 orang saja yang keluar dari Terminal dan bahkan tak jarang ada bis yang  terpaksa tidak beroperasi lantaran tidak adanya penumpang meskipun armada tersebut ada jadwal keberangkatan.

"Sekarangpun ada beberapa aturan yang harus di ikuti setiap PO sebagai wujud pencegahan penyebaran virus corona, dimana penumpang bis hanya diperbolehkan hingga 70 porsen dari jumlah biasanya. Kemudian menyediakan hand sanitizer, memakai masker dan menjaga jarak duduk," katanya.

Pihaknya tidak bisa memastikan sampai kapan kondisi ini terjadi, namun yang pasti Korsatpel Terminal tipe A Dara tetap merujuk pada peraturan dari Kementrian Perhubungan Dirjen Perhubungan Darat karena secara struktural pihaknya berada langsung di bawah Komando Pusat. "Tetapi secara fungsional kami tetap berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah termasuk tentang himbauan kepada setiap PO untuk tidak menaikkan tarif tiket sepihak,"

Kata dia, kepada masyarakat calon penumpang yang merasa tarif tiket PO mengalami kenaikan, silahkan melaporkan hal itu ke pihaknya agar PO dimaksud bisa dikonfirmasi. Sebab Dirjen Perhubungan Darat sudah menghimbau para pengusaha agar selama masa pandemi Corona ini tidak menaikkan tarif bis secara sepihak. "Tapi sejauh ini belum ada laporan masuk ke kami terkait hal itu, kalau ada silahkan laporkan pada kami agar ditindak lanjuti," pintanya.

Dia berharap kepada PO yang ada agar tidak menaikan tarif tiket secara sepihak dan jikapun harga tiket nya mahal tentunya harus berimbang pula terhadap mutu pelayanannya kepada para calon penumpang untuk di tingkatkan. Karena yang namanya perusahan jasa tentu saja aspek kenyamanan dan keamanan penumpang adalah yang utama. "Begitupun terminal Dara akan terus berbenah kedepan mudah-mudahan akan di buka kembali penjualan tiket di dalam Terminal," harapnya.

Perlu di ketahui bahwa untuk Bis itu ada yang namanya kelas ekonomi dan non ekonomi yang mana kelas ekonomi itu maksudnya adalah bis yang hanya dilengkapi dengan fasilitas AC saja dimana tarif tiketnya di tentukan oleh Pemerintah. Sedangkan kelas non ekonomi itu fasilitasnya lengkap mulai dari AC, TV, WC, dan Wifi yang tarif tiketnya di tentukan oleh PO. (GA. 003*)

Post a Comment

Previous Post Next Post