Warga Ber-KTP Luar Kota Bima Dilarang Masuk Wilayah Kelurahan Kolo


Kota Bima, Garda Asakota.-

Desas desus yang beredar bahwa ada aksi pembatasan menyeluruh terhadap warga yang masuk ke wilayah Kelurahan Kolo Kecamatan Asakota baik warga yang datang dari Kota Bima sendiri lebih-lebih pembatasan terhadap warga yang datang dari wilayah Kabupaten Bima, secara tegas dibantah oleh Lurah Kolo, Rustam, S.Sos.

"Informasi itu tidak benar, yang benar adalah kami tegas melarang warga yang ber KTP di luar Kota Bima masuk ke Kolo. Sementara untuk warga yang ber KTP Kota Bima dipersilahkan lanjut, asalkan tetap mematuhi protokoler kesehatan pencegahan penyebaran Vitus Corona mulai dari memakai masker, jaga jarak dan mobil bak terbuka hanya boleh memuat lima orang penumpang atau tidak boleh berkerumun lebih dari lima orang," tepis Rustam pada wartawan Senin siang (25/5).

Menurutnya, selain melakukan pemeriksaan KTP warga, pihak Kelurahan bersama Tim Gugus Tugas Covid19 Kelurahan yang berada di dua titik pemeriksaan yaitu di pintu masuk lingkungan Bonto untuk dari arah Barat dan pos pemeriksaan di pintu masuk Sanumbe untuk yang dari arah Timur juga melakukan pengukuran suhu tubuh, memeriksa sajam (senjata tajam) dan minuman keras yang di bawa oleh pengunjung.

"Bila di temukan ada yang melanggar, maka pengunjung tersebut akan di arahkan untuk pulang. Tetapi Alhamdulillah sejak pembatasan sosial ini kami berlakukan kemarin pasca perayaan Idul Fitri hingga hari ini belum satupun kami temukan pengunjung yang membawa Sajam atau Miras," bebernya.

Untuk menjaga agar suasana dan kondisi Pantai Kolo sebagai salah satu destinasi wisata pilihan di Kota Bima tetap aman terkendali, pihaknya bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas dan unsur Pemuda akan intens melakukan patroli keliling. "Dan kepada para pengunjung kami berharap agar dapat mentaati aturan yang telah kami buat demi keselamatan kita bersama," pungkasnya singkat. (GA. 003*)

Post a Comment

Previous Post Next Post