Rapid Tes Massal di Pasar Amahami, Dikes Kobi Akui Trend Covid19 Mulai Menurun

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima, Drs. H. Azhari, M.Si, saat memantau pelaksanaan rapid tes terhadap pelaku pasar Amahami beberapa hari lalu.

Kota Bima, Garda Asakota.-

Pemkot Bima melalui Dikes Kota Bima selama tiga hari berturut-turut telah melakukan rapid test terhadap pelaku pasar Amahami yang masih tetap buka selama masa pandemi covid19.

Selama tiga hari di lakukan rapid test massal di pasar Amahami, Dikes hanya menemukan sebanyak tiga orang pedagang yang dinyatakan reaktif pada hari pertama setelah diperiksa 32 orang.

"Sedangkan pada hari kedua di rapid tes sebanyak 37 orang semua non reaktif dan hari ketiga 18 orang semuanya non reaktif. Alhamdulillah, trend kondisi covid 19 global sudah landai dan cenderung menurun, walaupun belum ada faksinnya," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima, Drs. H. Azhari, M.Si, kepada Garda Asakota, Minggu (17/5).

Menurutnya, proses rapid test di Pasar Amahami hanya dilakukan selama tiga hari. Langkah ini, kata dia, bagian dari upaya Pemkot Bima untuk mendeteksi keberadaan virus agar segera dilakukan isolasi. "Kurfa kita tidak landai tapi mulai menurun," sebutnya lagi.

Diakuinya, di Kota Bima protokol kesehatan berjalan seperti penerapan PSBK yang ditaati masyarakat. Selain itu, jauh lebih bagus dirumah saja, sering lakukan cuci tangan, masker selalu dipakai ketika keluar, himbauan pemerintah ditaati, dan larangan mudik berjalan sesuai harapan. "Dan yang penting kami selalu lakukan tracking person terhadap PPTG dan OTG yang dilaporkan masyarakat.

"In Syaa Allah awal bulan juni kita sudah mulai tenang tapi tetap waspada, jaga jarak tetap pakai masker, pertemuan-pertemuan dibatasi dan masyarakat dihimbau berolahraga," pungkasnya singkat. (GA. 212*)

Post a Comment

Previous Post Next Post