Ini Baru Transparan, Lurah Ule Buka-Bukaan Soal Penggunaan Dana Covid19


Kota Bima, Garda Asakota.-

Isu tak sedap mengenai transparansi penggunaan dana kelurahan khusus penanganan Covid19 utamanya mengenai dana pembuatan portal, pos jaga dan pengadaan masker menerpa Kelurahan Ule Kecamatan Asakota Kota Bima.

Untuk meredam isu tersebut Lurah Ule pun langsung menggelar rapat konsolidasi bersama seluruh perangkat Rt dan Rw pada Rabu pagi (27/5) di aula kantor setempat di dampingi Seklur, Bendahara dan Staf lainnya.

Pada kesempatan tersebut Lurah Ule, Nursin, S.Sos, menegaskan bahwa mengenai dana Covid19 tidak ada yang ditutup tutupi pihaknya. "Kita akan buka bukaan tentang dana penanganan Covid19 kelurahan Ule senilai Rp39 juta ini agar tak menjadi isu publik yang tak sedap seperti yang berkembang akhir-akhir ini di Kelurahan Ule," ungkapnya.

Kata Lurah, dana penanganan Covid19 tersebut dipergunakan untuk pembuatan Portal 10 unit dengan total dana sekitar Rp7 juta dengan alokasi per unitnya senilai Rp700 ribu. "Semua portal sudah terpasang di kelurahan Ule di beberapa lingkungan minus lingkungan Songgela dengan pertimbangan agak jauh dan juga karena ada portal induk di lingkungan Kedo. Jadi, sengaja tidak kami pasang portal di lingkungan Songgela karena jauh lagi pula ada portal induk di lingkungan Kedo," tegasnya.

Kemudian untuk pembangunan pos jaga, kata dia, ada 2 unit senilai Rp14 juta dengan anggaran masing-masing sebesar Rp7 juta per unit. Dua pos jaga ini di tempatkan di lingkungan Kedo dan Tolotongga.

"Sedsngkan sisanya, untuk pengadaan masker sejumlah 3.233 senilai Rp16 juta lebih. Maka dari jumlah anggaran untuk beberapa item ini bisa di total kan sejumlah Rp37 juta," imbuhnya.

Dia berharap, dengan rincian yang disampaikan pihaknya ini tidak ada lagi isu-isu yang tidak jelas beredar di tengah masyarakat kelurahan Ule karena dana penanganan penyebaran Covid19 telah secara transparan kepada seluruh Rt Rw di kelurahan Ule.

"Kami akan tetap transparan mengenai dana apapun karena semua itu memang harus di pertanggungjawaban laporan penggunaannya kepada pemerintah maupun masyarakat," pungkasnya. (GA. 003*)

Post a Comment

Previous Post Next Post