Angka Kesembuhan Covid19 Meningkat, Angka Positif Cenderung Menurun

Sumber: Data Gugus Tugas Penanganan Covid19 Provinsi NTB, Minggu 10 Mei 2020.

Mataram, Garda Asakota.-

Tingkat kesembuhan pasien positif Corona Virus Desease 2019 (Covid19) di Provinsi NTB saat ini terus mengalami peningkatan. Sementara angka positif Covid19 berangsur alami penurunan.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Gugus Tugas Penanganan Covid19 Provinsi NTB, hari ini, Minggu 10 Mei 2020, jumlah pasien Covid19 yang mengalami kesembuhan berjumlah 13 orang. 

"Jumlah angka kesembuhan hari ini, Minggu 10 Mei 2020, yakni sebanyak 13 orang menambah angka jumlah kesembuhan pasien Covid19 menjadi total 106 orang," ujar Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Penanganan Covid19 Provinsi NTB, H Lalu Gita Ariadi, melalui siaran persnya.

Pasien Covid19 yang berhasil sembuh itu menurut Gita Ariadi berasal Kabupaten Bima sebanyak tujuh (7) orang, Kabupaten Sumbawa tiga (3) orang, Kota Mataram sebanyak dua (2) orang dan satu (1) orang dari Kabupaten Lombok Tengah.

Adapun 13 orang pasien Covid19 yang berhasil sembuh itu yakni, Pasien nomor 62, an. Tn. AR, laki-laki, usia 51 tahun, penduduk desa Tatebal, Kecamatan Lenangguar, Kabupaten Sumbawa. Pasien nomor 63, an. Tn. A, laki-laki, usia 48 tahun, penduduk desa Sukamulya, Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa. Pasien nomor 64, an. Tn. S, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk desa Sukadamai, Kecamatan Labangka, Kabupaten Sumbawa.

Pasien nomor 67, an. Tn. LD, laki-laki, usia 61 tahun, penduduk Desa Bunut Baok, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. 

Pasien nomor 76, an. Ny. R, perempuan, usia 38 tahun, penduduk Desa Kananga, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Pasien nomor 81, an. Tn. B, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Desa Kananga, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima.Pasien nomor 85, an. Tn. MS, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Desa Kananga, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Pasien nomor 192, an. Tn. YA, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Desa Oi Saro, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima. Pasien nomor 193, an. Tn. A, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Desa Mangge, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Pasien nomor 194, an. Ny. NH, perempuan, usia 20 tahun, penduduk Desa Kore, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima. Pasien nomor 195, an. Tn. YY, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Desa Bajo, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima.

Pasien nomor 234, an. An. MB, laki-laki, usia 3 bulan, penduduk Kelurahan Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 235, an. An. ZZM, perempuan, usia 6 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

Selain merilis jumlah pasien sembuh, Gugus Tugas Penanganan Covid19 Provinsi NTB juga merilis hasil pemeriksaan swab yang telah diperiksa di Laboratorium RSUD Provinsi NTB  dan Laboratorium Genetik Sumbawa Technopark yakni sebanyak 248 sampel dengan hasil 242 sampel negatif, 5 (lima) sampel positif ulangan dan 1 (satu) sampel kasus baru positif Covid-19.

"Satu kasus baru positif itu yakni Pasien nomor 331, an. Ny. ES, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Desa Sesela, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 tidak pernah. Saat ini menjalani perawatan medis di Lombok Barat dan dengan kondisi baik," ujarnya.

Dengan adanya tambahan 1 (satu) kasus baru terkonfirmasi positif, 13 tambahan sembuh baru, dan tidak ada kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (10/5/2020) sebanyak 331 orang, dengan perincian 106 orang sudah sembuh, 6 (enam) meninggal dunia, serta 219 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

"Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif," imbuhnya.



Hingga press release ini dikeluarkan, menurutnya,  jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 752 orang dengan perincian 432 orang (57%) PDP masih dalam pengawasan, 320 orang (43%) PDP selesai pengawasan/sembuh, dan 16 orang PDP meninggal. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 5.235 orang, terdiri dari 500 orang (10%) masih dalam pemantauan dan 4.735 orang (90%) selesai pemantauan. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 4.107 orang, terdiri dari 2.051 orang (50%) masih dalam pemantauan dan 2.056 orang (51%) selesai pemantauan. Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 55.707 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 5.823 orang (10%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 49.884 orang (90%).

Dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Mataram yang saat ini menjadi daerah dengan kasus Covid-19 terbesar di NTB, maka Pemerintah Provinsi NTB, dikatakannya, mendukung sepenuhnya langkah-langkah Pemerintah Kota Mataram bersama seluruh jajaran TNI/Polri dan para tokoh masyarakat, para Alim Ulama serta para Kepala Lingkungan untuk mengefektifkan pelaksanaan Penanganan Covid-19 Berbasis Lingkungan (PCBL) termasuk melakukan pembatasan secara ketat pada lingkungan yang penemuan kasus Covid-19 terus meningkat. 

"Pemerintah Provinsi NTB juga terus mendukung efektivitas dari upaya pemerintah dan masyarakat Kabupaten/Kota untuk memutus mata rantai penularan wabah Covid-19 melalui penerapan aturan wajib menggunakanmasker bagi seluruh warga. Kebijakan ini akan diawali dengan kegiatan sosialisasi dan pembagian masker di 32 titik lokasi keramaian di Kota Mataram mulai tanggal 11 s.d. 13 Mei 2020. Hal ini dilakukan sebagai bagian penting dari upaya kita bersama untuk melakukan penanggulangan dan pencegahan penuluran wabah Covid-19 secara lebih berdayaguna dan berhasil guna, sebagaimana diatur dalam ketentun pasal 5 dan pasal 6 Undang-Undang Nomor 4 tahun 1984 Tentang Wabah Penyakit Menular," pungkasnya. (GA. Im*) 

Post a Comment

Previous Post Next Post