Perpisahan Purna Bhakti Kepala SDN 03 Kobi Dirangkaikan dengan Do'a Tolak Bala Covid19



Kota Bima, Garda Asakota.-

Keluarga besar SDN 03 Kota Bima, Senin (20/4) menggelar acara pelepasan Kepala Sekolah (Kasek), Wuriyati, S.Spd, SD, yang akan memasuki masa purna bakti sekaligus dirangkaikan dengan Do'a Tolak Bala yang dihelat di halaman sekolah setempat. 

Acara ini sengaja mengundang beberapa perwakilan wali murid dan tokoh masyarakat saja, demi mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah di tengah wabah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid19).

Pada kesempatan tersebut, Wuriyati menyampaikan permohonan maaf bila selama dirinya mengabdi di SDN 03 selama kurang lebih lima tahun terakhir telah dengan sengaja ataupun tidak, telah melakukan perbuatan maupun perkataan yang telah menyinggung hati dan perasaan semua pihak yang pernah berinteraksi dengannya.

"Sungguh tidak ada maksud kami untuk sengaja melakukan hal tersebut, semua karena tuntutan tugas dan tanggung jawab sebagai seorang kepala sekolah demi menciptakan suasana lingkungan sekolah yang lebih baik dan berkemajuan serta mewujudkan siswa didik yang berprestasi," ucapnya.

Selanjutnya kata Wuriyati, saat ini semua pihak tengah menghadapi sebuah bencana non alam yang telah menjadi pandemi global yaitu Covid19. Untuk itu, melalui do'a dan ikhtiar bersama, dia berharap virus mematikan ini dapat segera musnah di muka bumi sehingga semua pihak bisa kembali menjalankan aktivitasnya. "Termasuk bagi anak didik kita agar bisa kembali bersekolah," harapnya.

Sementara itu Ketua Komite SDN 03 yang berlokasi di Kelurahan Jatiwangi Asakota,  Drs. Aksa, M.Pd, mengapresiasi pihak panitia sekolah yang tetap mengedepankan kepatuhan terhadap protokol kesehatan yang telah di tetapkan pemerintah terkait penanganan pencegahan penyebaran virus corona di acara perpisahan mulai dari cuci tangan dengan hand sanitizer, physical distancing yaitu jarak duduk undangan yang agak berjauhan, kemudian undangan memakai masker.

"Saat ini kita di atur oleh jarak demi keamanan diri kita, semoga virus ini akan segera berlalu dari kehidupan kita semua," harapnya.

Melepas kepergian ibu Kepala Sekolah tentu pibaknya selaku mitra sekolah menyampaikan terimakasih atas dedikasi dan pengabdian selama ini karena tanpa terasa beberapa pekan kedepan Ibu Wuri akan memasuki masa purna tugas atau pensiun. "Terima kasih atas dedikasinya yang telah membaktikan diri menjadi pendidik dan pengajar dalam memajukan lembaga pendidikan," ucap Aksa.

Namun yang pasti perpisahan ini diakuinya tidaklah berarti akan membatasi kita untuk terus menjalin silaturahim dan komunikasi. Apalagi setelah purna tugas, Ibu Wuri akan fokus beraktivitas di masyarakat. (GA. 003*)

Post a Comment

Previous Post Next Post