Lurah 'Jatim" Fokus Program Pembebasan Lahan dan Pembangunan Kantor kelurahan


Kota Bima, Garda Asakota.-

Ratusan warga masyarakat Kelurahan Jatibaru Timur (Jatim) Kecamatan Asakota memenuhi aula kantor Kelurahan Rabu pagi (19/2) untuk mengikuti kegiatan Musrenbang tingkat Kelurahan.

Selain perwakilan dari Bappeda dan Litbang Kota Bima, hadir dalam kegiatan tersebut Sekcam Asakota, Lurah Jatibaru Timur beserta jajaran, LPM, BKM, Karang Taruna, tokoh masyarakat, tokoh agama, pengurus Majelis Taklim dan para pengurus Rt-Rw se Kelurahan Jatibaru Timur.


Lurah Jatibaru, A. Karim, S. Sos, kepada wartawan media ini menjelaskan berbagai hal terkait dengan program yang disampaikan pada kegiatan Musrenbang. Menrutnya, kegiatan Musrenbang itu menitik beratkan pada tiga aspek yaitu aspek fisik, sarana prasarana, sosial budaya dan ekonomi.

Adapun untuk program fisik sarana prasarana kata Lurah, diprioritaskan pada program pengembangan destinasi pariwisata sesuai dengan visi misi Pemerintah Kota Bima. "Apalagi di wilayah kami ini ada dua sumber mata air dan obyek wisata Karombo Nipo (Bunker Jepang)," ungkapnya kepada Garda Asakota, Rabu (19/2).

Kemudian lanjutnya untuk aspek sosial budaya pihaknya akan memfokuskan pada pengembangan kesenian kasidah rebana, marawis dan pengembangan Taman Bacaan Al-Quran (TPQ). Sementara pada aspek ekonomi difokuskan pada pengembangan kelompok kelompok usaha seperti kelompok menjahit, kelompok bakulan dan kelompok usaha produktif lainnya.

"Termasuk kawasan HKM yang ada di wilayah kami juga mesti di benahi agar masyarakat dapat mengembangkannya sebagai salah satu kawasan wisata agro, tetapi yang terpenting yang akan menjadi target utama pihaknya untuk menjadi prioritas adalah bagaimana di tahun 2021 nanti pembebasan lahan serta pembangunan kantor kelurahan Jatibaru Timur dapat terlaksana. Intinya di periode pemerintahan hari ini kedua hal tersebut yang menjadi prioritas kami," tegasnya panjang lebar.

Dia berharap apa yang disampaikan oleh masyarakat melalui kegiatan Musrenbang tingkat Kelurahan ini mendapat respon positif dari pemerintah minimal 20 persen dari yang di usulkan dapat terealisasi.

"Dan In Syaa Allah apa yang kita rumuskan pada Musrenbang tingkat Kelurahan ini akan kami prioritaskan pula pada Musrenbang tingkat kecamatan maupun Kota nantinya," pungkas Lurah. (GA. 003*)

Post a Comment

Previous Post Next Post