Reses, Wakil Ketua DPRD NTB Janjikan Tiga Unit Ambulance Gratis untuk Warga Kobi

H. Mori Hanafi, SE, M. Comm


Kota Bima, Garda Asakota.-

Wakil Ketua DPRD NTB dari Partai Gerindra, H. Mori Hanafi, SE, M.Com, menampung beragam aspirasi warga masyarakat saat menggelar reses di sebelas titik di Kota dan Kabupaten Bima selama lima hari terakhir.

Setelah menggelar reses di Jalan Kartini Kota Bima, Sabtu sore kemarin (15/2). Hari ini saja, Minggu (16/2) Bang Mori menggelar reses di sejumlah titik seperti di desa Tente Kecamatan Woha, desa Lido Kecamatan Belo dan di desa Rompo Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima.

Dalam kesempatan itu, warga selain bisa bersilaturahmi dengan anggota dewan tiga periode itu, juga diberikan keleluasaan menyampaikan aspirasinya untuk program pembangunan.

Menariknya, khusus untuk warga Kota Bima, selain mendengarkan beragam aspirasi yang disampaikan warga, Bang Mori juga mengungkapkan komitmen dirinya untuk menghadirkan tiga (3) unit ambulance gratis bagi warga Kota Bima. "In Syaa Allah ini sebagai bentuk komitmen saya di bidang kesehatan," ucap Mori.

Menurutnya, rencana pengadaan tiga unit mobil ambulance ini akan diperjuangkannya dalam kurun tahun 2020-2021. Untuk itu, ia meminta doa dan dukungan dari masyarakat. "Mari kita doakan, moga ikhtiar kita dapat segera direalisasikan," ajaknya.

Bukan hanya itu, Wakil Ketua DPRD NTB saat sekarang juga bersama anggota dewan lainnya dari Dapil 6 lagi fokus memperjuangkan peningkatan Rumah Sakit (RS) Sondosia untuk di jadikan RS rujukan Provinsi.

Berdasarkan infornasi yang dihimpun Garda Asakota, hari ini Bang Mori melanjutkan agenda resesya di Kabupaten Bima. Seperti halnya reses d Kota Bima, reses di sejumlah desa Kabupaten Bima juga menyerap beragam aspirasi.

Di desa Tente misalnya warga mengusulkan antara lain lapen jalan lingkungan, jalan usaha tani, bantuan untuk kelompok tani, kelompok usaha, revitalisasi rumah pemotongan hewan dan usulan tentang bantuan untuk masjid dan mushola.

Sedangkan reses di Desa Lido, Bang Mori merangkum sejumlah aspirasi seperti hotmix gang, pemagaran TPU, kelompok usaha, kelompok tani, dan usulan bantuan masjid dan mushola.

Dihadapan warga, mantan Cawagub NTB 2018-2023 ini menekankan bahwa pihaknya saat ini sedang fokus pada program pembangunan fasilitas umum seperti lapen jalan lingkungan, jalan tani, saluran irigasi, dan bronjonisasi. Artinya, lebih melihat ke sisi manfaatnya untuk orang banyak. Selain itu, kata dia, juga tetap fokus dalam upaya meningkatkan serta mengembangkan ekonomi masyarakat.

"Imbasnya, nanti akan dikurangi bantuan yang persifat bribadi. Bantuan seperti traktor juga akan kita kurangi, bukan menghilangkan progam itu, cuman mengurangi karena takut disalahgunakan seperti di jual dan dimiliki secara pribadi," pungkasnya. (GA. 212*)

Post a Comment

Previous Post Next Post