Urung Aksi Unjuk Rasa, Sejumlah Pemuda Desa Risa Pilih Audensi dengan Kades Baru


Kabupaten Bima, Garda Asakota.-

Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Front Persatuan Rakyat (FPR) Desa Risa Kecamatan Woha Kabupaten Bima, Kamis pagi (30/01) rencanannya ingin menggelar aksi di depan kantor Desa Risa terkait dengan transparansi penggunaan dan pelaksanaan  ADD dan DDA tahun anggaran 2019 yang disinyalir belum selesai dilaksanakan oleh Pemdes Desa Risa.

Namun aksi tersebut tidak jadi dilakukan lantaran adanya respon cepat aparat Babinsa dan Babhinkamtibmas yang mengajak para pemuda untuk mengedepankan musyawarah dengan melakukan audensi langsung dengan pemerintah desa, apapun yang menjadi tuntutan para pemuda.

Berkat peran Babinsa dan Babhinkamtibmas, para pemuda tersebut langsung dipertemukan dengan Kepala Desa (Kades) Risa, Muhrim H. Ismail, bendahara Desa serta Ketua BPD, Ilham, S.Pd, untuk menyampaikan secara langsung adanya dugaan kejanggalan dalam pelaksanaan program Dana Desa tahun anggaran 2019.

Andriyansyah selaku Korlap Pemuda, mengakui bahwa sebelumnya para pemuda sudah melayangkan surat ijin aksi ke Polres Bima tentang aksi unjuk rasa yang akan dilakukan hari ini. Karena ada niat baik aparat Babinsa dan Babhinkamtibmas supaya melewati jalan dialog, maka aksi unjuk rasa terpaksa dipending.

Merekapun menyampaikan beberapa tuntutan dihadapan Kades diantaranya mempertanyakan pembangunan sejumlah WC  yang belum selesai dibangun karena sudah mulai masuk tahun anggaran 2020. "Padahal program itu di tahun anggaran 2019 seharusnya sudah selesai dikerjakan," ujarnya.

Selain itu, Andri juga meminta kejelasan anggaran pembangunan irigasi lapangan sepak bola Desa Risa dan
menuntut adanya transparansi dalam setiap program baik itu berbentuk fisik maupun perberdayaan yang terkait dengan ADD dan DDA. "Kami juga meminta apabila di setiap rapat dan musyawarah diharapkan pemerintah desa bisa melibatkan generasi milenial karena peran generasi kedepan sangatlah penting," pintanya.

Sementara itu, Kades Risa yang baru saja dilantik, Muhrim H.ismail, mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Andri dkk yang dinilainya telah ikut mengawal dalam pelaksanaan program Dana Desa. "Saya selaku Kades yang baru dilantik berharap apa yang menjadi temuan adik-adik mari kita duduk bersama untuk mencari solusi terbaik karena kita semuanya bersaudara," ujarnya di hadapan para pemuda.

Sementara menanggapi hal tersebut, Ketua BPD Risa, Ilham, S. Pd, menegaskan bahwa sebagai lembaga pengawas pihaknya juga hadir sebagai corong masyarakat. "Jadi, apapun masalah yang terjadi harus kami ketahui. Selanjutnya nanti bersama pemerintah desa kami akan melakukan rapat dalam mencari solusi terkait masalah keterlambatan pekerjaan," tandasnya. (GA. Zain*).

Post a Comment

Previous Post Next Post