Seorang Warga Dihajar Massa, Motor Hangus Dibakar


Kota Bima, Garda Asakota.-

Seorang warga Desa Ragi Kabupaten Bima,  Ad (35 tahun) babak belur dihajar massa setelah kepergok karena diduga melakukan aksi pencurian di sebuah gudang beras yang berada di RT. 02/01 lingkungan Tolotongga Kelurahan Ule Kecamatan Asakota Kota Bima.


Kapolsek Asakota, Iptu H. Syamsuddin, yang dikonfirmasi wartawan Sabtu siang (25)1) membenarkan kejadian tersebut. Saat ini diakuinya terduga pelaku sudah diamankan di Polres Bima Kota. "Pelaku sudah diamankan bersama Barang Bukti (BB) berupa beras empat ikat dengan berat masing masing 20 kg dan satu unit sepeda motor telah diamankan di Polsek Asakota," ringkasnya.


Terpisah, Lurah Ule, Nakhyar Munkar, S. Pdi, yang di hubungi via ponselnya juga membenarkan kejadian tersebut. Dikisahkannya bahwa pelaku merupakan salah seorang pekerja buruh di gudang beras milik H. Umar warga Lingkungan Tolotongga Kelurahan Ule yang kebetulan gudang tersebut dekat dengan rumahnya.

"Terduga pelaku warga Ragi Kabupaten Bima yang bekerja sebagai buruh beras di gudang milik H. Umar, pelaku di ketahui baru beberapa bulan bekerja di gudang tersebut," ungkapnya.

Masih kata Nakhyar, pelaku rupa-rupanya sudah sering melakukan aksi pencurian ini tetapi selama ini baru sebatas informasi saja karena tidak ada barang bukti hingga warga dan pemilik gudang tidak bisa menuduh sembarangan.

"Nah mungkin hari ini hari naas buat pelaku karena perbuatannya akhirnya ketahuan juga ketika pagi tadi, Sabtu (25/1) sekitar pukul 07.00 Wita belum ada siapapun di gudang beras itu dia melakukan aksinya namun keburu kepergok warga.

Pelaku yang sempat bersembunyi di samping rumah saya akhirnya jadi bulan-bulanan warga namun keburu dicegah oleh pihak Polsek dan Babinkamtibmas Ule, kalau tidak pasti sudah mati-sia sia," jelasnya.

Kemarahan warga yang sudah meluap akhirnya di timpakan kepada sepeda motor pelaku dengan membakarnya hingga menyisakan rangkanya saja, sekarang sepeda motor tersebut telah di amankan ke Polres Bima Kota sebagai barang bukti," pungkasnya lagi. (GA. 003*)
   

Post a Comment

Previous Post Next Post