Mubin Akhirnya Dikukuhkan Sebagai Imam Besar Masjid Baitul Hamid Penaraga



Kota Bima, Garda Asakota.-

Polemik tentang Calon Imam Besar Masjid Baitul Hamid Penaraga Kota Bima akhirnya menuai titik terang. Meski sedikit di warnai ketegangan menyusul digelarnya pertemuan antara Pansel Imam Besar Masjid Baitul Hamid, pengurus Yayasan Islam Bima, Camat Raba serta Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta para Jamaah Masjid Baitul Hamid Penaraga dan pengurus Masjid, Rabu Pagi (29/1) di Aula kantor Yayasan Islam Bima.

Ketua Yayasan Islam Bima, Muhammad AR, BA, menjelaskan bahwa pertemuan ini telah menemui sebuah kesepakatan yang disetujui oleh semua pihak yang hadir. Dalam pertemuan itu, diakuinya bahwa Saudara Mubin tetap dikukuhkan sebagai Imam Besar Lebe Na'e Masjid Baitul Hamid Penaraga, dengan harapan semoga yang bersangkutan ini dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya

"Inilah Keputusan final Panitia Seleksi Masjid Besar/Lebe Na'e Baitul Hamid Penaraga Kecamatan Raba Kota Bima. Adapun soal dinamika yang terjadi kemarin-kemarin, yah biasalah apalagi ini menyangkut keumatan. Tetapi yang terpenting adalah pertemuan ini sudah menemui hasil dan kesepakatan," ungkap Muhammad AR kepada wartawan.

Ketua Yayasan juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada semua pihak yang telah turut berpartisipasi dalam proses ini sehingga dapat menghasilkan sebuah kesepakatan yang benar-benar dapat diterima oleh semua pihak terutama warga serta segenap jamaah. "Kami bersyukur masalah ini bisa diselesaikan dalam bingkai persaudaraan," ucapnya.

Hal senada juga di sampaikan oleh salah seorang perwakilan Jamaah Masjid Baitul Hamid, Muslim. Dia berharap, setelah proses pelantikan ini tidak ada lagi pihak-pihak yang mengungkit-ngungkit akar persoalan ini.

"Mari kita cukupkan sampai di sini, meski demikian sebagai jamaah sekaligus warga masyarakat Penaraga berharap agar Imam Besar atau Lebe Na'e Masjid Baitul Hamid Penaraga yang di kukuhkan hari ini dapat menjadi tauladan dan menjalankan tugas serta tanggungjawabnya dengan baik," harapnya. (GA. 003*)

Post a Comment

Previous Post Next Post