3 Tahun Berturut-turut LAKIP Kobi Raih Nilai B, Gozil: Ini Berkat Komitmen Kepala Daerah


Kota Bima, Garda Asakota.-

Akuntabilitas kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Bima berhasil kembali dipertahankan. Ini menjadi tahun ketiga Nilai Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (LAKIP) Kota Bima kembali berhasil meraih nilai B seperti tahun sebelumnya.

LAKIP Kota Bima mengalami kenaikan sebanyak 4 digit poin dimana tahun  63,64 poin tahun lalu dan tahun ini mencapai 67,05 poin. Kota Bima manjadi Kota yang berhasil meraih poin nilai tertinggi untuk Kota dan Kabupaten se-NTB.

Wakil Walikota Bima, Feri Sofiyan, SH, hadir untuk menerima hasil penilaian LAKIP Tahun 2019 dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) yang berlangsung di Bali pada hari Senin, 27 Januari 2020. Wakil Walikota didampingi Asisten Bidang Adminstrasi Umum, Inspektur Kota Bima, Kepala Bappedalitbang dan Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Bima.

Capaian ini menjadi semangat untuk memacu kinerja kita yang tinggal setahap lagi meraih jilai BB. Hal ini membutuhkan komitmen yang tinggi dari seluruh pegawai Pemerintah Daerah Kota Bima untuk  bekerja secara akuntabel.

Penilaian ini berarti tingkat efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran, capaian kinerja dan kualitas pembangunan budaya kinerja birokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi hasil pada Pemerintah Kota Bima menunjukkan  hasil yang baik.

Kabag Organisasi, Ihya Ghazali, S.Sos, MM, menambahkan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari komitmen kepala daerah dalam hal ini Walikota, HM. Lutfi, SE bersama Wakil Walikota, Feri Sofiyan, SH, dalam melakukan efesiensi kegiatan yang tidak menunjang pencapaian visi dan misi. "Kegiatan diarahkan lebih kepada manfaat yang dirasakan oleh masyarakat," ujarnya kepada Garda Asakota.

Di tahun ini, kata dia, akan diupayakan sinergitas antar perangkat daerah dalam menunjang pencapaian visi dan misi, tidak ada lagi ego sektoral. Kerjasama antar perangkat daerah sangat diharapkan sehingga masyarakat dapat terlayani maksimal. "Nilai Sakip hanya sebuah penghargaan, yang paling utama adalah bagaimana kita mampu menyuguhkan program kegiatan yang memberi manfaat bagi masyarakat," pungkasnya. (GA. 212*)

Post a Comment

Previous Post Next Post