Sesama Pelajar Bertikai, Satu Tumbang, Pelaku Berhasil Dibekuk

Korban atas nama sul (17 tahun).

Bima, Garda Asakota.-

Perkelahian antar pelajar yang berujung pada jatuhnya korban luka terjadi pada Jum'at 06 Desember 2019 di liingkup SMA Negeri 02 Monta sekitar pukul 08.30 wita. Perkelahian antar pelajar ini memakan korban atas nama Sul (17 tahun) salah seorang pelajar Kelas 2 di SMAN 02 Monta beralamat di Desa Tolouwi Kecamatan Monta Kabupaten Bima.

Sementara pelakunya diduga bernama Sah (16 tahun) pelajar kelas 1 di SMAN 2 Monta beralamat di desa Tolotangga Kecamatan Monta Kabupaten Bima.

Berdasarkan kronologis yang disampaikan oleh Kapolres Bima Kabupaten melalui Kapolsek Monta, Iptu Takim, kejadian perkelahian antar pelajar ini berawal pada saat berlangsungnya ujian prakter di luar ruangan.

"Tiba - tiba terjadi perkelahian antara sekelompok siswa yang berasal dari Desa Tolouwi dengan siswa yang berasal dari Desa Tolotangga. Pada saat perkelahian tersebut terjadi, pelaku yang merupakan siswa yang berasal dari Desa Tolotangga menusuk korban yang merupakan siswa yang berasal dari Desa Tolouwi dengan menggunakan pisau belati sebanyak 1 kali yang mengenai dada sebelah kanan," terang Iptu Takim melalui siaran persnya yang diterima redaksi media ini.

Selanjutnya, kata Iptu Takim, para dewan guru yang melihat kejadian tersebut langsung membubarkan keributan tersebut sehingga para siswa yang terlibat perkelahian berlari berhamburan, dan korban langsung di bawa ke Puskesmas Monta.

"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tusuk pada bagian dada sebelah kanan," ucapnya.

Mendengar adanya kejadian itu, selanjutnya personil Polsek Monta dan Subsektor Wilamaci langsung mendatangi TKP dan berupaya mencari pelaku.

"Pukul 09.30 wita, korban di rujuk ke RSUD Bima karena luka yang di alaminya dan korban pada saat hendak di rujuk masih dalam keadaan sadar. Pukul 10.30 wita, pihak keluarga korban melakukan blokir jalan di jembatan antara Desa Tolouwi dengan Desa Tolotangga untuk menuntut pelaku segera di tangkap dan di proses sesuai dengan hukum yang berlaku," ujarnya.

Dan sekitar Pukul 11.00 wita, Kapolsek Monta Iptu Takim melakukan negosiasi dengan pihak keluarga korban dan menghimbau untuk membuka blokir jalan agar pihak Kepolisian bisa ke Desa Tolotangga untuk menangkap pelaku.

"Sehingga jalan yang di blokir langsung di buka kembali setelah kami melakukan negosiasi dan pihak keluarga korban mengetahui informasi bahwa pelaku sudah di tangkap. Sekitar pukul 11.00 wita, bertempat di So Oi Ngonco Desa Tolotangga Kecamatan Monta Kabupaten Bima, pelaku diserahkan oleh orang tuanya bersama Pemerintah Desa Tolotangga kepada BKTM Desa Tolotangga BRIPKA SUHERMAN, kemudian pelaku langsung di bawa melalui Kecamatan Parado Kab. Bima. Situasi sementara kondusif," pungkasnya. (GA. Im*)

Post a Comment

Previous Post Next Post