Kecewa, Lurah Jatibaru Barat Merasa Tak Dihargai oleh TP PKK Kota Bima


Kota Bima, Garda Asakota.-

Lurah Jatibaru Barat Kecamatan Asakota Kota Bima mengeluhkan kekecewaannya terhadap Pengurus PKK Kota Bima yang di nilainya tidak menghargai dirinya sebagai petinggi wilayah Kelurahan perihal kegiatan pembagian paket bantuan yang di laksanakan kemarin sore, Senin (9/12) di wilayahnya 

"Jangankan selembar surat pemberitahuan, info lisan saja nggak ada yang sampai ke kita selaku penanggungjawab wilayah, mau dia anak Presiden atau siapapun atau mau urusan pribadi lebih lebih urusan yang mengatasnamakan organisasi pemerintahan, yah harus disampaikan kepada kita dong. Saya kan bagian dari aparatur pemerintahan dan PKK juga kan sebuah lembaga Pemerintah," sesal Lurah Jatibaru, Tasrif, S.bk, kepada sejumlah wartawan.

Ketika disinggung kegiatan TP PKK, Lurah mengaku tidak tahu sama sekali apakah itu kegiatan pribadi atau kegiatan keorganisasian pemerintah. Meski demikian, kata dia, walaupun itu kegiatan pribadi termasuk Presiden, Gubernur ataupun Walikota tetap adalah pemberitahuan kepada pihaknya selaku kepala wilayah.

"Karena saat ini hingga kemarin saya masih masih menjabat sebagai kepala kelurahan yang bertanggung jawab penuh terhadap wilayah kelurahan Jatibaru Barat, jadi apapun urusannya harus ada koordinasi dengan kami. Saya merasa tidak di hargai dalam hal ini," kesalnya.

Lurah mengakui justru mendapatkan informasi kedatangan TP PKK sesaat sebelum kegiatan dari Rt yang ada. "Katanya akan ada kegiatan PKK sore ini di wilayah kelurahan Jatibaru Barat yang konon kegiatan tersebut melibatkan ketua Tim Pemenangan Lutfi Feri Kelurahan Jatibaru pada Pilkada lalu, tetapi kan Pilkada telah usai otomatis sudah tidak ada lagi yang namanya pendukung atau tim yang ada hanyalah kerjasama dan koordinasi. Karena saya adalah ujung tombak Pemerintah Kota Bima di tingkat kelurahan," tegasnya.

Sementara itu Ketua Tim Pemenangan Lutfi-Feri yang disebut-sebut sebagai penggagas kegiatan pembagian bantuan PKK, Mardiansyah, S. Pd, membantah jika kegiatan tersebut adalah gagasan dan rencananya. Ia mengaku dilibatkan sebatas pihak yang dimintai bantuan.

"Kemarin saat di kontak sekitar pukul 10.00 wita saya sedang mengikuti kegiatan Pokdarwis kebetulan saya ketua Pokdarwisnya. Saat itu juga saya menghubungi pak Camat untuk berkoordinasi dengan pak Lurah tentang rencana tersebut karena saya bukan pegawai ataupun staf kelurahan," ungkapnya.

Kepada wartawan, Man menyebut keterlibatan dirinya sebatas membantu saja tidak lebih karena dirinya hanya menginginkan agar Pemerintahan Lutfi Feri ini berjalan baik selama empat tahun kedepan. 

Disinggung mengenai bantuan apa saja yang di berikan dalam kegiatan tersebut, dia merinci bahwa bantuan yang diberikan itu berupa beras masing-masing 5 Kg untuk 10 paket per lingkungan di tiga lingkungan yaitu Lela, Sapaga dan Salewi. (GA. 003*)

Post a Comment

Previous Post Next Post