Heboh, Seorang Kontraktor di Kota Bima Dilaporkan Hilang oleh Keluarganya

Ibunda Al, St Fatimah, saat memegang foto anak semata wayangnya, Rofichol Alfiansyah. 

Kota Bima, Garda Asakota.- 

Seorang kotraktor bernama Rofichol Alfiansyah (30) warga RT 09 RW 3 Kelurahan Rabadompu Timur Kecamatan Raba Kota Bima dikabarkan hilang oleh keluarganya sejak 2 Desember lalu.

Kasus inipun oleh keluarga sudah dilaporkan secara resmi ke Polres Bima Kota Bima untuk melacak dan mencari tahu misteri yang tentunya sangat menyedihkan bagi keluarga utamanya St Fatimah, sang ibu yang mengaku Al adalah putera semata wayang yang telah ditinggal mati bapaknya Bambang Sutrisno.

Al yang tengah viral diruang medsos, tentu mengundang tanya, kemana gerangan anak yatim yang berkarakter polos juga tertutup ini. Mengapa tetiba hilang tanpa jejak dan tanpa sebab pula.

Kepada sejumlah wartawan dikediamamnya, ibunda Al, St Fatimah, sesekali menyeka air yang jatuh dikelopak matanya, Minggu (8/12), seperti tidak kuat menahan sedih dan takut betul-betul kehilangan buah hati tercinta.

Hanya disebutkannya, Al menghilang sejak Senin (2/12) sore, setelah sebelumnya atau pada siang hari, sempat ziarah dirumah duka warga diwilayah Kekurahan Rabadompu Timur. Lalu balik ke rumah dan pada sore hari pamit keluar rumah. "Sejak Senin sore itulah dan sampai sekarang Al tidak diketahui kemana perginya,"ujar St Fatimah sesekali menyeka air matanya.

Ibundanya Al pun mengaku, saat keluar rumah, Al pergi dengan mengenakan jaket levis sepatu hitam dengan bercelana kain yang sedikit dekil karena memang penampilan Al, kata ibunya slenge'an.

Sehari ditunggu masih cerita ibunya, tidak kunjung kembali. Kegundahan yang berkecamuk pun diceritakan pula pada seluruh keluarga. Sampai pula pada kesimpulan untuk melaporkan pada pihak kepolisian.

"Atas kesepakatan keluarga, kami melaporkan pada Polres Bima Kota pada hari Rabu 3 Desember lalu,"ceritanya seraya mengaku pula, hingga hari ini belum ada perkembangan atas laporan tersebut.

Diakuinya, sehari-hari anaknya itu kerja proyek. Bahkan sudah punya CV dengan nama Indo Bima Mandiri. Dua tahun terakhir ini, ada beberapa pekerjaan proyek yang harus diselesaikannya.

Pada sejumlah wartawan, St Fatimah yang saat itu ditemani anak dan ponaan serta kakaknya, berharap dibantu memberitakan agar anaknya ditemukan. Pun meminta polisi serius mencari dimana anak anaknya berada sekarang.

Menghilangnya AL tanpa musabab itu, cukup viral di medsos, beragam spekulasi juga mengarah adanya keterlibatan sejumlah pihak. Bahkan masalah kepergian AL ini ramai diunggah di Facebook dan muncul beberapa komentar.

Namun yang menarik perhatian, muncul akun Facebook yang diketahui isteri seorang pejabat ikut berkomentar dengan bahasa mengabarkan bahwa AL sedang berada di Mataram.

Ibundanya Al yang coba ditanya seputar komentar akun dengan nama tersebut, mengaku tidak tahu. Pihak keluarga tidak pernah mengetahui siapa dan dimana biasanya AL pergi jika keluar rumah.

"Anak saya itu orangnya pendiam, jadi kami tidak tahu dengan orang - orang yang komentar itu," tuturnya.

Di tempat terpisah, Irawan yang juga paman AL saat dikonfirmasi tentang ini mengaku tidak tahu pasti soal sebab kehilangan keponakannya itu. Ia hanya mengetahui jika AL hilang dan sangat diharapkan segera ditemukan. "Saya hanya ingin AL kembali, mau hidup atau mati," tegasnya.

Menjawab soal komentar akun Facebook itu, Irawan sudah mengetahuinya dan membaca di media sosial. Namun dirinya tidak tahu pasti jika AL memiliki keterkaitan dan hubungan dengan pemilik akun tersebut.

"Kalau masalah itu, kami tidak tahu," tegasnya, sembari berharap pula agar wartawan dan pihak kepolisian dapat membantu pihaknya mendapatkan Al dan kembali pulang kerumah. (GA. 212*)

Post a Comment

Previous Post Next Post