Alami Penyakit Demensia, Satu Orang JCH Kobi Dipulangkan

H. Ahmad, S.Ag

Kota Bima, Garda Asakota.-

Salah satu Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Bima Provinsi NTB, warga Kelurahan Penanae yang diberangkatkan tanggal 15 juli 2019 dipulangkan kembali ke Kota Bima karena mengalami penyakit Demensia (lupa ingatan, red). Setelah mengetahui Siti Hawa mengalami penyakit Dimensia, selanjutnya oleh petugas haji mengambil keputusan untuk tidak diberangkatkan tahun ini. Karena dihawatirkan tidak mampu melaksanakan sebagaimana mestinya rukun haji.

Kepala Bagian Kesra Setda Kota Bima, H. Ahmad, S. Ag, kepada Garda Asakota, Senin (29/7), membenarkan salah satu JCH Kota Bima, bernama Siti Hawa Bin Arsyad, dipulangkan kembali ke Kota Bima lantaran mengidap penyakit lupa (demensia, red). "Setelah mendapat hasil pemeriksaan dari time medis, Siti Hawa mengalami penyakit dimensia. Pemulangan itupun disetujui pihak keluarga," katanya kepada wartawan.

Diakuinya, apabila nantinya dalam perawatan  Siti Hawa kembali pulih dari penyakit yang dideritanya, maka di tahun 2020 mendatang akan kembali diberangkatkan ke Tanah Suci Mekah. "Rupanya beliau saat ini benar-benar mengalami penyakit yang berat, artinya dengan kondisinya itu tidak mampu lagi melaksanakan prosesi haji. Sehingga diharuskan untuk kembali pulang ke Kota Bima dan saat ini sudah berada di kediamannya di Penanae," ujarnya.

Dari jumlah JCH yang diberangkatkan sebanyak 205 orang tersebut kini menjadi 204 orang. "Alhamdulillah, berdasarkan informasi langsung dari tanah suci Mekah ke 204 JCH Kota Bima semua dalam keadaan sehat. Hanya saja saat ini oleh panitia haji, menyarankan untuk tetap menjaga kesehatan hingga kembali ke tanah air. Sebab saat ini kondisi cuaca di Mekah informasihnya cukup ekstrim dalam hal ini panasnya hingga 42-45 drajat." sebutnya.  (GA. 355*)

Post a Comment

Previous Post Next Post