-->

Notification

×

Iklan

SD Terpadu Insan Kamil Siap Terapkan Kebijakan Lima Hari Sekolah

Sunday, July 30, 2017 | Sunday, July 30, 2017 WIB | 0 Views Last Updated 2017-07-30T04:57:44Z


Kota Bima, Garda Asakota.-

       Meski belum ada keputusan dari Kementerian Pendidikan dan Kebuyaan mengeluarkan aturan baru terkait dengan kebijakan lima hari sekolah. Namun, SD Terpadu Insan Kamil, saat ini menyatakan kesiapan menerapkan lima hari sekolah."Menganai pengajuan oleh SD Terpadu Insan Kamil ini, Walikota Bima meminta untuk melakukan survey terhadap keberadaan sekolah Insan Kamil. Apakah sekolah tersebut layak untuk menerapkan lima hari sekolah atau tidak,"  kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebuyaan (Dikbud) Kota Bima, Drs. H. Alwi Yasin, M. AP, kepada Garda Asakota, Kamis kemarin.

        Diakuinya, setelah dilakukan survey, rupayanya keberadaan SDN Insan Kamil dapat menerima lima hari sekolah dan sudah sangat layak. Menurutnya, nunculnya pengajuan lima hari sekolah tersebut bukan atas inisiatif pemerintah atau pihak sekolah, tetapi justru atas usulan orang tua para siswa dan siswi yang menimba ilmu di sekolah tersebut. "Setelah kita survey, sekolah tersebut memang sangat mendukung untuk menerapkan lima hari sekolah, dan ini mendapat dukungan penuh dari orang tua siswa.  Meski belum ada keputusan secara resmi, tetapi semua itu tak menjadi masalah," ujarnya.
     
          Bila nantinya SDN Insan Kamil telah resmi melaksanakan lima hari sekolah, maka diakuinya anak-anak akan mendapat waktu belajar mulai pukul 07.00 Wita hingga pukul 16.00 Wita Sore dan tentunya tetap mendapatkan hak jam istrahat.  “Jadi mulai pukul 12.00 ke atas mereka akan terus diberikan ilmu terutama pendidikan karakter seperti menghafal Al Quran, mengaji dan sholat. Dan ini merupakan rutinitas untuk anak-anak, disamping kegiatan olah raganya,” imbuhnya. Mengenai makan siang jelas Alwi, itu nantinya akan menggunakan katering yang harganya relatif murah. "Setelah dilakukan kajian itu sangat luar biasa, dan itu sangat simpel, karena katering itu harganya dapat dijangkau. Hanya Rp6 ribu, kualitas makanannya sangat layak untuk kesehatan anak-anak,” tutur Alwi seraya menyebutkan bahwa sumber anggaran katering itu dari orang tua sendiri. "Dan mereka sangat sanggup dengan keputusan tersebut. Asalkan pengajuan lima hari sekolah tersebut dapat disepakati," tegasnya. (GA.355*)

×
Berita Terbaru Update