-->

Notification

×

Iklan

Bupati Dompu Sampaikan LKPJ Akhir Tahun dan Akhir Masa Jabatan

Thursday, April 16, 2015 | Thursday, April 16, 2015 WIB | 0 Views Last Updated 2021-04-26T01:33:32Z



Kabupaten Dompu, Garda Asakota.-



Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir tahun Anggaran 2014 dan Akhir Masa Jabatan Bupati Dompu Periode 2010-2015 dibacakan dihadapan Rapat Paripurna  DPRD Kabupaten Dompu yang di gelar di ruang Sidang Utama DPRD, Selasa (14/4). 


Bupati, Drs. HM. Bambang Yasin (HBY), terlihat membacakan langsung Nota Pengantar LKPJ dihadapan sidang paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Dompu, Yuliadin, S.Sos, didampingi oleh Wakil Ketua DPRD, Sirajuddin, SH.

Dalam penyampaiannya, Bupati Dompu membeberkan bahwa terhitung dirinya dilantik sebagai Bupati Dompu pada tanggal 18 oktober 2010, genap empat tahun lebih dirinya mengemban amanat rakyat kabupaten dompu dalam menjalankan tugasnya sebagai kepala daerah.


Memasuki tahun ke lima atau masa berakhirnya jabatan, diakuinya berbagai cobaan dan rintangan yang dihadapi dan dijumpainya selama mempimpin, namun dianggapnya sebagai bagian dari dinamika kehidupan dalam penyelenggaraan pemerintahan. 


Di bawah pengawasan lembaga legislatif dan seluruh alim ulama, toga dan toma yang religius melalui saran dan kritiknya maka ikhtiar untuk mewujudkan masyarakat Dompu yang mandiri dan religius 


Sesuai dengan visi dan misi membuahkan hasil yang begitu besar. HBY tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan dan segenap Anggota DPRD dan kepada semua pihak atas dukunga dan kerjasama yang terjalin selama dirinya menjabat sebagai Bupati. 


Nota pengantar yang disampaiakannya dibagi menjadi dua bagian materi secara umum yaitu bagian pertama terdiri atas bagian pembukaan pencapaian prestasi dan permasalahan yang umum yang di hadapi dan bagian kedua adalah pokok-pokok  pertanggung jawaban akhir tahun anggaran dan akhir masa jabatan yang terdiri atas gambaran pengelolaan keuangan daerah, gambaran capaian indikator kinerja utama urusan wajib lalu tugas umum pemerintahan.


Sesuai dengan program pembangunan yang telah dituangkan dalam RPJMD Kabupaten Dompu selama jangka waktu tahun2011 dan 2015 menurutnya dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana dan secara bertahap telah mencapai target yang ditetapkan. Bahkan beberapa diantaranya sudah melampaui harapan bersama.


Capaian di dalam lima tahun terakhir jika direnungkan, katanya, maka akan terdapat beberapa faktor pendorong dianataranya adalah adanya sinergi antara eksekutif dan legislatif, koordinasi yang harmonis dengan intansi vertikal serta kuatnya legitimasi kepala daerah sebagai hasil pemilihan kepaqla daerah secara langsung.


Sampai dengan tahun 2015 dalam kepemimpinannya berbagai keberhasilan dan prestasi telah diraih bersama dalam pemberi pelayanan terhadap masyarakat diantaranya adalah Tahun 2010 Kabupaten Dompu mendapatkan pengahargaan juara 2 tingkat Nasional yang diraih oleh Puskesmas Dompu Barat, piagam dan piala juara 1  lomba kelompok tani berprestasi tingkat Propinsi NTB dalam komoditi kedelai, juara 2 lomba desa PHBS tingkat Propinsi NTB yang diraih oleh Desa Kareke.


Ditahun 2011 pengahrgaan sebagai salah satu kabupaten yang di verifikasi program kesehatan nasional, penghargaan juara 1 O2SN tingkat Propinsi dan kemudian meraih 3 mendali perak pada O2SN SLB tingkat Nasional dan sebagainya.


Ditahun 2012 peningkatan kinerja pengelolaan keuangan daerah berdasarkan hasik audit LKPJ tahun 2012 dari opini disclaimer menjadi opini wajar dengan pengecualian. Pengahargaan dalam hal jaminan kesehatan bagi pendudunya sudah total popret, dijelaskannya seluruh penduduk mendapatkan pembiayaan  kesehatan baik melalui program Jakkad, Jamksesmas NTB dan Askes dari 10 kota dan kabupaten se-Propinsi NTB dan selanjutnya.


Di tahun 2013 berbagai penghargaan juga didapat oleh pemerintahan Kabupaten Dompu seperti keberhasilan dalam mempertahankan kinerja pengelolaan keuangan daerah atas hasil audit LKPJ di tahun 2013 pada posisi wajar dengan pengecualian.


Dan mendapatkan pigam penghargaan juara 1 di tingkat Nasional dalam lomba keluarga harmonis dan sejahtera desa songgajah dan selanjutnya.


HBY melanjutkan, di tahun 2014 Kabupaten Dompu mendapatkan piagam penghargaan ketegori kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga untuk mewujudkan keluarga sejahtera dan juara 1 untuk tingkat Nasional diraih oleh Puskesmas Kota kategori pelaksana metode kontrasepsi jangka panjang,  penghargaan sebagai juara tingkat nasional pelayan ketahanan pangan dan penghargaan sebagai juara tingkat Nasional  pada lembaga tingkat kesejahteraan sosial asuhan LKSA  teladan dan seterusnya.  Di tahun 2015 kabupaten Dompu meraih juara 4 lomba oragnisasi sosial tingkat Nasional dari LPA Lepas dan penghargaan dari MURI sebagai pemakai busana adat terbanyak dengan jumlah 13,09 orang dalam pawai budaya hari jadi Dompu yang di rangkaikan dengan  peringatan dua abad meletusnya gunung Tambora.


Namun demikian, diakuinya, banyaknya penghargaan dan keberhasilan yang dicapai tentu tidak membuat sosok HBY terlena dan terbuai karena masih banyak tantangan berbagai bidang yang harus didalami bersama dan semangat mewujudkan pengelolaan daerah dengan opini wajar tanpa ada pengecualian.


Maka berkaitan dengan usaha tersebut pihaknya telah mengintruksikan seluruh SKPD dan seluruh aparatur sistem Negara  baik pejabat eselon hingga sataf yang ada agar harus selalu serius dalam menata administrasi kegiatan serta pengolahan aset. 

“Saya telah mengintruksikan kepada seluruh SKPD  dan Staf untuk terus melakukan pembenahan,” ajaknya  (GA. Akbar*)
×
Berita Terbaru Update