-->

Notification

×

Iklan

PLN Wilayah NTB Cabang Bima Tambah Daya 2 Mega Watt dari Sebelumnya 30,5 MgW

Thursday, October 4, 2012 | Thursday, October 04, 2012 WIB | 0 Views Last Updated 2012-10-04T02:25:38Z
Kota Bima, Garda Asakota.-
PT. PLN Persero Wilayah NTB Cabang Bima kembali menambah cadangan daya litrik area Bima (Kota Bima, Kabupaten Bima dan Dompu) sekurangnya 2 Mega Watt (MgW). Kepastian penambahan cadangan listrik untuk pasar langganan di area Bima tersebut disampaikan langsung oleh Manager PLN Cabang Bima,
Parulian Noviandri, kepada sejumlah wartawan. Dengan adanya penambahan cadangan 2 MgW, kata dia, maka secara keseluruhan daya yang dimiliki PLN untuk diasup pada pelanggan sebanyak 32,5 MgW dari jumlah sebelumnya sebesar 30,5 MgW. “Artinya dengan penambahan daya 2 MgW pada mesin baru yang terpasang di wilayah Sape tersebut, PLN kini memiliki cadangan operasional daya listrik berkisar 2 hingga 3 MgW,” ungkapnya baru-baru ini. Diakuinya bahwa sebelumnya, PLN hanya memiliki cadangan sisa dari oprasio¬nal suplay beban listrik sekitar 1 MgW, maka untuk sekarang dapat lebih bernapas lega. Karena menurutnya, semakin banyak mesin pembangkit dan cadangan daya, ma¬ka semakin baik sistem opersional suplay listrik pada pelanggan. Meski biaya opera¬sio¬nal di Area Bima masih tinggi dibanding harga jual pada pelanggan dengan asumsi Rp 300 per KWh besaran operasional dibanding Rp 600 per KWh nilai jual, tetapi minimal dapat mengurangi beban puncak yang acap berpengaruh pada pemadaman. Sebabnya sesuai program PLN pemada¬man tidak boleh dan akan dimi¬nimalisir. “Kehadiran mesin baru dengan candagan 2 MgW merupakan program PLN Wilayah NTB dalam rangka menambah daya dan meminimalisir pemadaman yang mungkin terjadi pada beban puncak yang biasa terjadi pada petang hari,” tegasnya. Ia menambah¬kan, bicara idelanya cadangan daya listrik yang mesti dipersiap¬kan pihaknya, mestinya berkiasar 40 porsen dari jumlah beban daya listrik terpakai pada pelanggan. Namun diakuinya, secara nasional sekalipun, cadangan sebanyak itu tidak mungkin terpenuhi kalau berpijak pada semakin bertambahnya kebutuhan akan tenaga listrik. (GA. 334*)
×
Berita Terbaru Update