Warga Tonggondoa Alami Kangker Ganas

Woha, Garda Asakota.-
Muhammad Husen (55) warga asal Desa Tonggondoa Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima, mengalami pembeng¬kakan pada leher bagian kiri. Diduga kakek berusia senja ini mengidap penyakit kangker ganas. Dia mengaku, penyakit yang dialaminya itu sejak dirinya berusia 20 tahun lalu.

“Awalnya hanya benjolan kecil sebesar biji jagung, namun lama-kelamaan benjolan itu membesar seperti besar bola-volly. Dan saya belum tahu penyakit apa yang saya derita,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (19/2).
Diakuinya, penyakit yang dideritanya itu selalu mengganggu aktivitasnya, bahkan orang sekeliling merasa jijik bila melihat benjolan itu karena secara fisik memang sangat mengerikan. “Terus terang saya malu dengan penyakit yang saya alami, namun saya masih ber¬syukur karena keluarga dan seluruh ana-anak bisa menerima keadaan saya apa adanya,” ucapnya.
Beberapa tahun lalu dirinya pernah memeriksakan pembengkakan pada lehernya ke Puskesmas. Waktu diakui¬nya, pihak Puskesmas menyarankan untuk dioperasi. Sementara dari pem¬bicaraan tetangga penyakit yang saya derita adalah tumor ganas. “Mendengar pernyataan pihak Puskesmas saya jadi takut untuk menjalani operasi selain faktor biaya juga faktor kejiwaan yang tidak mendukung,” imbuhnya sedih.
Akibat penyakit yang dideritanya sejak puluhan tahun terakhir dirinya tidak lagi bisa memberikan nafkah bagi keluarga dan sekarang hanya me¬nunggu pemberian dari anak-anaknya. “Saya dulu bertani dan berladang namun sejak pembengkakan itu saya sudah tidak kuat lagi. Untuk kebutuhan sehari-hari dibiayai oleh anak-anak,” tuturnya, Ia berharap ada perhatian dari peme¬rintah untuk membantu pengo¬batan penyakit yang dialaminya, agar dirinya bisa kembali bekerja dan me¬menuhi kebutuhn keluarga. “Saya merasa malu hidup hanya berharap makan dan minum pada keluarga,” tandasnya. (GA. 234*)

Post a Comment

Previous Post Next Post