Rumah Warga Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp35 juta

Kota Bima, Garda Asakota.-
Kebakaran sebuah rumah terjadi di Rt.15/Rw.06 lingkungan Tambana Kelurahan Jatiwangi Kecamatan Asakota Kota Bima sekitar pukul 14:00 Wita, Kamis (10/2).
Akibat kebakaran tersebut, rumah beserta bengkel milik warga bernama Yusuf Abdulah itu hampir 90 persen ludes dilahap si jago merah. Akibat kejadian itu, korban
ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp35 juta.
Menurut informasi yang dihimpun wartawan, musibah kebakaran yang sempat ditinjau oleh Wakil Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin, itu, berawal ketika Indrajid (21 thn), putra dari Yusuf yang sedang menambal ban motor di bengkelnya.
Namun nasib sial dialaminya ketika ia mengambil perkakas untuk keperluan tambal ban, tanpa disengaja kakinya menyenggol satu botol bensin eceran hingga jatuh dan pecah di atas api dari tambal ban tersebut. Akibatnya, dalam tempo hitungan detik terjadilah kebakaran yang langsung menyebar hingga membuat kompresor meledak dan api merembet hingga ke belakang bengkel.
“Api semakin menjadi ketika menjangkau satu dus oli dan dua jiregen bensin dalam bengkel hingga api langsung membesar dan menyambar rumah yang satu kompleks dengan bengkel,” akunya.
Indra mengaku saat kejadian berlangsung ia berteriak minta tolong kepada warga yang tinggal di dekatnya. Bersamaan dengan itupula, dirinya berusaha menerobos masuk rumah untuk membangunkan kakaknya, Helmiyati, yang saat itu sedang tidur di kamarnya. “Waktu saya bangunkan, kakak kaget dan lari keluar rumah menyelamatkan diri,” tuturnya.
Selang beberapa saat kemudian, warga yang sudah banyak berkumpul di tempat kejadian ikut memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya berupa ember. Sedangkan sebagian warga lainnya melaporkan ke pihak pemadam kebakaran. Api baru bisa dipadamkan menyusul datangnya dua unit mobil pemadam kebakaran sekitar pukul 15:00 wita.
Lurah Jatiwangi, Fajaruddin, S. Sos, yang dimintai tanggapannya mengaku saat itu masih merinci data kerugian yang diderita korban. Pihaknya akan berupaya berkoordinasi terlebih dahulu dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial agar dapat memberikan bantuan bagi korban kebakaran tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun wartawan, dalam tragedi ini turut terbakar satu unit computer beserta CPU, kompresor, DVD, salon, tape, lemari, kasur, oli satu dus, gabah 30 karung, alat pemotong padi, dan uang senilai Rp500 ribu ikut dilahap si jago merah, hingga kerugian korban mencapai Rp35 juta. Namun berkat bantuan warga dan anggota keluarga, sejumlah pakaian, lemari, barang elektronik dan barang berharga lainnya sempat diselamatkan. (GA. 334*)

Post a Comment

Previous Post Next Post