Header Ads

Suasana Sholat Id di Mushalla An-Nuuru, Kediaman EA 2 Kobi Berjalan Tertib

Imam Besar Masjid Agung Al-Muwahiddin Kota Bima, Al-Mukarram H. Ramli Ahmad, saat memimpin doa keselamatan usai memimpin sholat Id Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah, Minggu (24/5).


Kota Bima, Garda Asakota.-

Umat Islam di seluruh dunia hari ini, Minggu (24/5) merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah/2020 di tengah pandemi virus Corona 2019 atau Covid-19, usai melaksanakan puasa Ramadhan selama 30 hari penuh.

Meski di Kota-Kota lainnya di Indonesia ada yang melaksanakan Sholat Idul Fitri di rumah masing-masing, namun di Kota Bima suasana pelaksanaannya sedikit longgar karena Pemerintah setempat tidak melarang pelaksanaan sholat di masjid-masjid sekitar lingkungan masing-masing.

Suasana pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Mushalla An-Nuuru kompleks Kediaman Wakil Walikota Bima, Feri Sofiyan, SH.

Isteri Wakil Walikota Bima, Ny. Jumriah bersama keluarga

"Alhamdulillah data sementara Kota Bima nol positif covid19. Namun kita tetap dihimbau tetap mengutamakan protokol kesehatan seperti wajib menggunakan masker dan jaga jarak. Moga kita semua senantiasa dalam lindungan Allah SWT," ungkap Wakil Walikota Bima, Feri Sofiyan, SH, sesaat sebelum pelaksanaan Sholat Id di Mushalla An-Nuuru kompleks kediaman EA 2 di Lingkungan Santi Kecamatan Mpunda.

Pantauan langsung wartawan, meski dengan jumlah jamaah yang terbatas namun pelaksanaan sholat Id di Mushalla An-Nuuru kompleks Kediaman Wakil Walikota Bima berlangsung penuh khusyu', lancar, dan tertib. Bertindak sebagai Imam sekaligus Khatib yakni, Al-Mukarram Islamuddin, S.Pdi.

Ustadz Islamuddin antara lain menyinggung dasyatnya bencana yang menimpa umat terdahulu seperti angin topan dan banjir dasyat di Zaman Nabi Nuh, gempa bumi dengan skala cukup besar menimpa umat durhaka di zaman Nabi Sholeh AS, dan bumi berguncang dan berputar disertai hujan batu telah menghancurkan manusia di zaman Nabi Luth.

Menurutnya, bencana demi bencana yang menimpa umat tersebut adalah jawaban langsung dari Allah SWT atas kedurhakaan yang mereka lakukan. "Untuk itu, mari kita bebaskan Mbojo ini dari kemaksiatan dan miras, pelacuran, suap menyuap, perjudian sebelum Allah SWT turun tangan mengingatkan kita," ucapnya.


Di masjid lainnya seperti Masjid Agung Al-Muwahiddin, Masjid M Sultan Salahuddin, dan masjid lainnya di Kota Bima pelaksanaan sholat Id juga berlangsung penuh khusyu', lancar, dan tertib.

Di masjid Al-Muwahiddin bertindak sebagai Imam Al-Ustadz Drs. H. Ramli Ahmad, M.AP, imam besar Masjid Al-Muwahiddin. Sedangkan yang bertindak sebagai Khatib, Ustadz Abdurahman, M.Pd.

Khatib Ustadz Abdurahman pada kesempatan khutbahnya antara lain menyinggung adanya sebagian dari Umat Islam di Indonesia yang tidak dapat melaksanakan sholat Id di tanah lapang maupun masjid-masjid akibat kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

Walaupun suasana dibawah bayang-bayang ancaman Covid19, namun umat Islam diajaknya agar tetap menebarkan kebaikan dan kebajikan antar sesama. (GA. 212*)

Tidak ada komentar

elshandy creative. Diberdayakan oleh Blogger.